Peringati HDKD, DWP Lapas Narkotika Kelas II Bandar Lampung Gelar Kegiatan Bakti Sosial ke Yayasan Al- Hidayah

# Dilihat: 47 pengunjung
  • Bagikan

Betiklampung.com, Bandarlampung –

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II Bandar Lampung menggelar kegiatan bakti sosial dengan memberikan bantuan berupa sembako yang dibutuhkan serta sejumlah uang tunai untuk diberikan ke Yayasan Al- Hidayah, dalam rangka memperingati Hari Dharma Karya Dhika tahun 2021 pada, Jumat (29/10/2021)

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalaps) Narkotika, Kunrat Kasmiri mengatakan, Allhamdulillah ditengah pandemi Covid-19 saat ini, kami masih bisa menyisihkan sedikit rejeki kami serta membantu meringankan beban saudara kita yang ada di Yayasan Panti Asuhan.

Dalam sambutannya Kalapas menyampaikan jika ini bakti sosial dilaksanakan untuk menumbuhkan rasa kepedulian kepada sesama serta dapat bermanfaat untuk saudara-saudara kita disini. Walaupun masih dalam kondisi pandemi tidak mengurangi rasa kita untuk tetap berbagi kepada sesama. Bakti sosial yang dilakukan oleh Dharma Wanita di Lapas narkotika ini masuk dalam rangka hari Dharma Karya Dhika yaitu dengan memberikan santunan ke yayasan Al-Hidayah.

“Dharma Wanita di Lapas narkotika dengan inisiatif ingin berpartisipasi untuk memberikan bantuan. Memang apa yang diberikan tidak terlalu banyak, tapi mudah-mudahan bermanfaat dan mereka menerima. Serta yang terpenting apa yang kami berikan adalah yang butuhkan oleh mereka,” tutur Kalapas. Menurutnya Yayasan ini luar biasa dan Dharma Wanita di Lapas Narkotika Kelas II Bandarlampung diterima dengan sangat baik.

Oleh sebab itu, kita wajib untuk berbagi karena anak yatim tetap tanggungjawab kita semua. “Kepedulian sosial kita ini sangat penting. karena kita hidup tidak sendiri, Kita ini diberikan rezeki diberikan kesempatan oleh Allah SWT. kemudian rezki yang kita terima itu ada hak anak yatim. Oleh karena itu sebagian dari yang kita terima itu adalah bagian dari anak yatim. Iya Oleh karena itu apa yang kita hasilkan bisa dikumpulkan untuk bisa untuk berbagi,” tutur Kunrat Kasmiri. (Red)

BACA JUGA:  Terkait Perampasan Aset Alay, Penasihat Hukum Ajukan Tiga Novum Baru Dalam Persidangan
  • Bagikan