Warga Binaan Lapas Kelas I Bandarlampung Menggelar Dzikir dan Pengajian Bersama Menyongsong Tahun Baru 2022

# Dilihat: 30 pengunjung
  • Bagikan

Betiklampung.com, Bandarlampung –

Menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Pondok Pesantren Daaruttaubah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandarlampung melaksanakan pengajian dan dzikir bersama untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT agar dilindungi dari virus Covid-19 dan diberikan kesehatan serta keselamatan.

Kepala Lapas Kelas I Bandarlampung, Maizar menjelaskan kegiatan pengajian rutin ini merupakan salah satu bentuk dari pembinaan Warga Binaan yang beragama Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain menggelar pengajian, pegawai Lapas juga
melakukan salam pemasyarakat terhadap warga binaan.

Kegiatan dipimpin oleh Ustad Amirullah dan Ustad Eman selaku pengurus pondok pesantren didampingi dengan petugas Pembinaan Lapas Kelas I Bandar Lampung, Heru Juli, kegiatan ini selain pembacaan surat Yasin juga melakukan dzikir untuk menyambut tahun baru, dan berharap agar senantiasa diberikan kesehatan serta Lapas selalu dilindungi dari penyebaran Covid-19 yang masih ada.

Selain dzikir dan pembacaan Surat Yasin para warga binaan juga berdoa semoga di tahun 2022 dapat menjadi manusia yang lebih baik untuk agama, diri sendiri dan keluarga. WBP juga bersyukur atas nikmat kesehatan yang diberikan karena telah melalui selama kurang lebih dua tahun tanpa kunjungan dari keluarga.

Maizar selaku kalapas sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Giat dzikir bersama yang diikuti oleh wbp dimaksudkan untuk mendoakan agar lapas kelas 1 Bandar lampung khususnya bagi narapidana dan pegawai selalu diberi kesehatan, serta agar selalu tercipta keamanan dan ketertiban.

“Bahwa salam pemasyarakatan merupakan bentuk deteksi dini, dan kunjungan secara tatap muka dengan warga binaan agar mereka mau bercerita tentang permasalahan yang tengah di hadapi, kita laksanakan salam pemasyarakatan setiap hari pada pagi hari setelah apel pagi, kegiatan ini adalah bentuk deteksi dini dan melihat situasi secara langsung dengan tatap muka kepada WBP,” tutur Kalapas Maizar.

BACA JUGA:  Kolonel Inf Romas Herlandes Hadiri Acara Penyerahan Bantuan dari Yayasan Buddha Tzu Chi Kepada Korem 043/Gatam

Kalapas mengatakan, bahwa pihaknya pun selalu melakukan komunikasi terhadap warga binaan dan selalu menerapkan protokol kesehatan, karena mengingat saat ini virus varian baru Omicron telah masuk Indonesia. “Oleh sebab itu, kita berdoa dan dzikir bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar diberikan kesehatan serta keselamatan,” tuturnya.

Selanjutnya, pasca terjadinya penyelundupan sabu-sabu di Lapas Semarang dengan memakai bola tenis. Pihaknya juga langsung bergerak cepat untuk memperketat penjagaan dan terus melakukan pengecekan keseluruh blok-blok kamar warga binaan. Lapas Kelas I Bandarlampung juga terus melakukan koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum untuk mendeteksi dini peredaran Narkotika dalam Lapas.

Maizar menambahkan, bahwa lapas Bandarlampung pun bakal menambahkan petugas penjagaan dari staf lapas sebagai perbantuan. “Penambahan petugas penjagaan mungkin dari staf Lapas menjelang Nataru sebagai perbantuan petugas jaga,“ tutur Kalapas saat diwawancarai awak media di Bandarlampung.

  • Bagikan