Jalin Kerjasama, El-Pualam Tanda Tangan PKS dengan 16 Stakeholder

# Dilihat: 262 pengunjung

Betiklampung.com, Bandarlampung —

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung, Putranti Rahayu, melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan 16 Stakeholder, sekaligus melaksanakan Pembukaan Kegiatan Rehabilitasi Sosial dan Perencanaan Pelatihan Kemandirian Bagi WBP di Ruang Kunjungan Lapas Perempuan Lampung.

Sebelum melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama Kalapas mengajak para mitra kerja tersebut untuk meninjau Sarana Asimilasi Edukasi dan Rumah Pelatihan El’Pualam yang letaknya di luar Lapas. Kalapas memperkenalkan bahwa sarana tersebut merupakan wahana tempat para warga binaan yang masuk kategori minimum security berlatih untuk berproduksi dan berwirausaha.

BACA JUGA:  Berkah Idul Fitri, Sebanyak 4.976 Warga Binaan Lapas, Rutan dan LPKA Kemenkumham Lampung Terima Remisi Khusus Idul Fitri 1443 H

16 instansi stakeholder yang bekerjasama dengan El-Pualam nantinya akan mendukung penyelenggaraan program pembinaan kepribadian, bimbingan kerohanian, pendidikan formal, kesehatan dan rehabilitasi sosial serta pelatihan keterampilan bagi WBP. Menggandeng BNNP Lampung, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Lampung, UNI dan Unmuh Lampung, Prison Fellowship Indonesia, dan beberapa instansi dan komunitas di Lampung Kalapas berbangga hati dan mantap menyelenggarakan pembinaan bagi WBP di tahun 2022.

BACA JUGA:  Manajemen Nawacitapost Silahturahmi Dengan Kanwil Kemenkumham Jawa Barat

Pada kesempatan ini, Putranti Rahayu sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas keterlibatan 16 stakeholder yang telah berpartisipasi dalam kegiatan pembinaan kepribadian dan kemandirian terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan El-Pualam. “Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh stakeholder yang telah bersedia berpartisipasi untuk mendukung program pembinaan di Lapas Perempuan Lampung.

Tujuannya tak lain adalah agar para warga binaan ini kembali pulih dan selama menjalani masa pidana mereka dibekali dengan berbagai keterampilan dan soft skill, sehingga mereka siap Kembali lagi ke masyarakat, memiliki kemampuan untuk bersaing di dunia kerja atau bahkan mampu membuka usaha sendiri di luar nantinya,” ungkapnya. Beliau juga berharap semoga kedepannya kerjasama ini dapat lebih ditingkatkan lagi sehingga Warga Binaan yang merasakan manfaat dari kerjasama ini menjadi semakin banyak.