KPw BI Lampung Menggelar Capacity Building Desa Wisata

423 views

Betiklampung.com (SMSI), Lampung —

Dalam rangka mendukung pengembangan pariwisata di Provinsi Lampung, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung (KPw BI Lampung) mengadakan Capacity Building Desa Wisata yang diadakan di Bandar Lampung pada 15 Desember 2022.

Capacity Building dibuka oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Bapak Irfan Farulian bersama Kepala Dinas Parmmsata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemasaran Ibu Melly Ayunda. Capacity Buildingini dihadiri oleh 12 ketua/perwakilan Desa Wisata di Provinsi Lampung.

Capacity Building ini ditujukan untuk mendorong parrwisata sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomiglobal yang antara lain diakibatkan kondisi ekonomi paska pandemi dan ketegangan polit:k antara Rusia dengan Ukraina.

BACA JUGA:  Rutan Sukadana Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2023

Capacity Building ini diharapkan dapat memberikan insight mengenai business model yang paling feasible termasuk pengembangan atraksi dan amenitas yang dapat mendukung tren parmvisata di tengah pandemi sebagai dua faktor utama pendukung pariwisata terhadap 12 desa wisata potensial yang juga masuk dalam nominasi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

Sebanyak 12 desa wisata tersebut antara lain Cempaka Raja Village, Batu Raja Kecamatan Punduh Pidada, Purworejo, Bahway, Datar Petay Land, Way Kalam, dan Kampung Baru Waylalaan yang masuk dalam 300 besar, Pantai Minang Rua, dan Teluk Kiluan yang masuk dalam 100 besar, serta Pahawang yang masuk dalam 50 besar, termasuk Desa Wisata Rigis Jaya sebagai Juara 3 kategori Desa Rintsan ADWI 2021 dan Pulau Pisang sebagai Desa Wisata yang potensial untuk dikembangkan.

BACA JUGA:  Perdana, Kanwil Kemenkumham Lampung Lakukan Pencetakan Sertifikat Apostille Dengan Tujuan Negara Jerman

Capacity Building dusi oleh Juri ADWI 2022 Bapak Dr. I Made Wena yang memotwasi para peserta untuk dapat menjadikan desanya sebagai sebuah destinasi pariwisata dengan memadukan daya 1arik alam dan budaya sebagai atraksi yang mampu menarik wisatawan, yang didukung dengan amenitas dan juga aksesibilitas yang memadai.

Selain itu, Ketua Kelompok Sadar Wisata Bali Bapak Dr. Nyoman Kandia juga memberikan insight mengenai success story pengelolaan atraksi di Desa Wisata Mas Ubud sebagai salah satu percontohan daya tarik wisata dalam dan luar negeri di Indonesia.

Sementara itu, dari sisi amenitas dusi oleh Desainer Indonesia Design Development Center (IIDC) Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Ibu Tri Anugrah yang memaparkan mengenai kiat-kiat pengemasan produk yang menarik.

BACA JUGA:  Perkuat Sinergitas, Kalapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung Kunjungi Ketua PN Tanjungkarang

Selanjutnya, perbaikan atraksi dan amenitas pariwisata di Provinsi Lampung diharapkan dapat menarik dan memperpanjang length of stay wisatawan dalam dan luar negeri, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung.