BPJS Kesehatan dan Pemkab Sumedang Hadirkan Duta Mobile JKN di RS

864 views

Betiklampung.com (SMSI), Lampung —

Demi mengoptimalkan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan Cabang Sumedang berkolaborasi bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang menghadirkan Duta Mobile JKN yang siap mengajak peserta JKN memanfaatkan berbagai layanan dalam aplikasi online itu. Duta Mobile JKN merupakan dua orang perwakilan rumah sakit yang khusus bertugas mengenalkan dan mengedukasi peserta JKN mengenai Aplikasi Mobile JKN.

“Setiap rumah sakit mitra BPJS Kesehatan perlu memiliki Duta Mobile JKN yang bertugas khusus untuk memberikan sosialisasi mengenai Aplikasi Mobile JKN. Keberadaan mereka untuk membantu pasien JKN di rumah sakit tersebut dalam mengunduh Aplikasi Mobile JKN dan mengenalkan fitur-fitur yang bisa dimanfaatkan peserta, seperti fitur kartu peserta, ubah data peserta, pendaftaran peserta, informasi tagihan iuran.

Tak hanya itu, Aplikasi Mobile JKN juga menyediakan catatan pembayaran bagi peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), cek virtual account, riwayat pelayanan kesehatan, pendaftaran pelayanan, dan skrining kesehatan,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sumedang, Jayadi pada Rabu (22/02).

BACA JUGA:  Pastikan Kesiapan Jajaran, Lapas Metro Gelar Simulasi Pemadaman Kebakaran

Ia menambahkan, Aplikasi Mobile JKN juga memuat menu umum yang berisi fitur informasi seputar Program JKN, lokasi fasilitas kesehatan terdekat, penyampaian pengaduan, bahkan informasi tentang ketersediaan tempat tidur di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKTRL) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Dijelaskan Jayadi, Aplikasi Mobile JKN diluncurkan untuk mempermudah pelayanan BPJS Kesehatan kepada peserta JKN dan masyarakat luas.

“Pengembangan Aplikasi Mobile JKN merupakan wujud nyata dari komitmen BPJS Kesehatan dalam memberikan kemudahan akses dan pelayanan yang optimal bagi peserta. Melalui Aplikasi Mobile JKN ini, peserta dapat mengakses berbagai layanan maupun informasi terkait JKN secara cepat, mudah, kapan pun, dan di manapun. Dengan fitur antrean online di aplikasi ini, kami juga berharap agar pasien JKN yang datang ke rumah sakit tidak perlu mengantre lama,” jelasnya.

Selain Aplikasi Mobile JKN, Jayadi menambahkan, BPJS Kesehatan Cabang Sumedang terus berupaya mengoptimalkan perluasan pendaftaran Program JKN bagi masyarakat dengan menghadirkan Mobile Customer Service (MCS) di berbagai titik di wilayah setempat. Selain itu, keberadaan MCS juga diharap mampu mendukung upaya pencapaiancakupan kepesertaan Program JKN ini hingga lebih dari 95% dari total jumlah penduduk.

BACA JUGA:  Peresmian Gedung G Fakultas Kedokteran

“Kepesertaan JKN di Sumedang sendiri sudah mencapai 87,49%. Tinggal 7,51% lagi yang belum terdaftar ke Program JKN. Mudah-mudahan mencapai target di bulan-bulan berikutnya di tahun ini, sama seperti kabupaten/kota lainnya. BPJS Kesehatan akan melakukan penyusuran ke daerah-daerah yang belum mendaftarkan penduduknya ke dalam Program JKN tersebut. Selanjutnya secara bertahap juga kita akan advokasi supaya bisa daftar dan registrasi sesuai ketentuan yang berlaku,” tutur Jayadi.

Sementara itu, Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menyambut baik Program JKN yang dikelola BPJS Kesehatan. Menurut Dony, peluncuran Duta Mobile JKN menjadi momentum yang baik, terlebih saat ini mayoritas masyarakat sudah familiar dengan teknologi smartphone. Dony menyebutkan, BPJS Kesehatan bisa terus berkolaborasi terkait digitalisasi karena Kabupaten Sumedang dinyatakan sebagai kabupaten terbaik dalam Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

BACA JUGA:  Kalapas Gunung Sugih Pimpin Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Yang Diikuti Ratusan Warga Binaan Lapas Gunung

“Adanya Duta Mobile JKN ini mudah-mudahan kehadirannya dapat membantu peserta JKN di rumah sakit. Kemudian, saya sangat mendukung dan berharap kerja sama dengan BPJS Kesehatan cepat berjalan karena beberapa kabupaten lain sudah mencapai UHC. Yang terakhir, saya juga berharap BPJS Kesehatan dapat ikut terlibat dalam upaya penurunan stunting di Kabupaten Sumedang yang saat ini tengah kita galakkan,” ujar Dony. (*)