Program Jaksa Masuk Pesantren, Kajati Kunjungi Ponpes Yatim Piatu Penghafal Al-Alquran Riyadhus Sholihin Bandarlampung

661 views

Betiklampung.com (SMSI), Bandarlampung —

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung Nanang Sigit Yulianto, SH.MH didampingi ustad Dr. Mahmudin Bunyamin LC, M.A , Koordinator Bidang Intelijen, serta Tim Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Lampung kembali memberikan Edukasi, hukum dan juga tausiyah kepada Santriwan/Santriwati yang digelar di Pondok Pesantren Yatim Piatu Penghapal Alquran Riyadhus Sholihin Bandar Lampung, Selasa (11/4)

Kasi Penkum Kejati Lampung, I Made Agus Putra menjelaskan, dalam Program Jaksa Masuk Pesantren Pondok Pesantren (Ponpes) Yatim Piatu Penghafal Alquran Riyadhus Sholihin bertempat di Jalan Dr. Harun II, Gang Agus Salim, Kotabaru, Bandar Lampung. Para santri dipondok pesantren ini dari Tingkat TK, Sampai Tingkat SMA.

BACA JUGA:  Evolusi Brand Legendaris SIMPATI di Momen 30 Tahun Telkomsel untuk Majukan Indonesia, Selebrasi 30 Tahun, 30 Kejutan Bagi Seluruh Pelanggan

Anak-anak di pondok pesantren ini bukan hanya berasal dari Lampung, melainkan juga dari luar Lampung seperti dari Kalimantan, Pondok Pesantren Riyadhus Sholihin di bawah asuhan KH Ismail Zulkarnaen merupakan pondok pesantren khusus penghafal Alquran. Acara ini diikuti sebanyak 200 peserta santriwan dan santriwati dari jenjang Pendidikan TK, Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi.

Kepala Kejati Lampung Nanang Sigit Yulianto, dalam sambutannya mengapresiasi para santriwan dan santriwati peghapal al-quran dan sepatutnya bangga sebab diluar sana masih banyak yang belum bisa menghapal al-quran dan diharapkan kepada para santriwan /santriwati bisa bergabung menjadi anggota Kejaksaan di kemudian hari.

BACA JUGA:  Komitmen Real Zero Halinar dan Peredaran Uang, Lapas Kotaagung Gelar Apel Deklarasi Penandatanganan Pakta bagi Seluruh Petugas dan Warga Binaan

Selain itu Kajati meminta agar seluruh santri menghindari pergaulan yang salah, anti korupsi, anti kekerasan, anti narkoba, dan anti kekerasan dalam lingkungan pondok pesantren, dan jangan sampai salah memilih teman karena teman sangat mempengaruhi masa depan para santriwan dan santriwati.

Pada kesempatan yang sama disampaikan materi juga oleh Ustad Mahmudin Bunyamin, Lc., M.A memberikan tausiyah kepada para santriwan / santriwati dan mengingatkan kembali himbauan-himbauan yang telah di sampaikan oleh Kajati Lampung.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pemberian materi seperti Peranan dan Kewenangan Kejaksaan, dan Undang-Undang Perlindungan Anak. Dipengujung acara Kajati Lampung memberikan Tali Asih kepada santri di Ponpes Nurul Huda Berupa Sembako, yg diserahkan secara simbolis.