Betiklampung.com (SMSI), Bandarlampung —
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung menggelar panen perdana budidaya melon madu (Golden Melon) yang merupakan hasil perkebunan yang dilakukan oleh warga binaan Lapas Kelas I Bandar Lampung, Senin (14/08).

Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Maizar sangat mengapresiasi terhadap keberhasilan penanaman melon madu tersebut. “Saya selaku Kalapas akan senantiasa mendukung kegiatan pembinaan di Lapas Bandar Lampung, harapan kedepan agar warga binaan yang telah mendapatkan pelatihan dan pembinaan di bidang pertanian dapat menjadi petani-petani sukses setelah mereka bebas dan kembali di lingkungan masyarakat,” ungkap Maizar.

Sementara itu, Muda Husni Kabid Giatja Lapas Kelas I Bandar Lampung mengatakan, program budidaya melon ini selain dapat menghasilkan, juga membuat warga binaan tidak merasa terkungkung di Lapas. “Ini merupakan program pembinaan dan pelatihan para warga binaan tidak hanya terkungkung dalam ruangan, jadi kita beri pelatihan kemandirian dan akan menjadi bekal bagi para warga binaan jika sudah bebas nantinya,” ujar Muda.
Budidaya Melon dilaksanakan selama 120 hari dari tanah kosong sampai menghasilkan melon madu yang siap di konsumsi maupun di pasarkan diseluruh kalangan masyarakat dengan harga yang terjangkau.

