Ciptakan Lingkungan Bersih dan Humanis, Rutan Kelas IIB Sukadana Gelar Aksi Bersih-Bersih Semarak HBP ke-62

1,362 views

Lampung — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sukadana melaksanakan kegiatan bersih-bersih area perkantoran sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kebersihan, kerapihan, dan kenyamanan lingkungan kerja di dalam rutan, Sabtu (12/04). Kegiatan ini juga menjadi bagian dari menyemarakkan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Sukadana, Mohammad Jawad Cirry serta diikuti oleh seluruh pegawai, peserta magang, dan melibatkan warga binaan yang turut berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi pembersihan halaman dan area sekitar perkantoran. Para peserta tampak antusias bekerja sama membersihkan lingkungan, menciptakan suasana yang lebih asri dan nyaman.

BACA JUGA:  Setelah 37 Tahun Pengabdian, Kepala Lapas Kelas IIB Muara Tebo Pimpin Acara Pelepasan Purna Tugas Pegawai

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat tercipta lingkungan kantor yang bersih, sehat, dan kondusif. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan positif bagi warga binaan dalam menumbuhkan rasa tanggung jawab, kerja sama, serta kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna penting dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62.

BACA JUGA:  Kalapas Way Kanan Beserta Jajaran Ikuti Apel Bersama Secara Virtual

“Melalui momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 ini, kami ingin menegaskan bahwa pemasyarakatan bukan hanya tentang pembinaan di dalam, tetapi juga membangun kepedulian dan kontribusi positif bagi lingkungan. Kegiatan bersih-bersih ini menjadi wujud nyata kebersamaan antara petugas dan warga binaan dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif,” ujarnya.

Momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 pun terasa semakin bermakna, karena diisi dengan kegiatan sederhana namun penuh nilai kebersamaan dan kepedulian. Diharapkan, semangat gotong royong ini dapat terus terjaga dan menjadi bagian dari keseharian, sehingga Rutan Sukadana tidak hanya menjadi tempat pembinaan, tetapi juga ruang untuk tumbuh, berubah, dan saling menguatkan dalam suasana yang lebih positif.