Betiklampung.com (SMSI), Bandarlampung —
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandarlampung terus berupaya memberikan pelayanan terbaiknya bagi pengunjung Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan para pegawai. Salah satu bentuk pelayanan Rutan kelas I Bandarlampung yakni dengan diresmikannya RUBAL CAFE dengan konsep “Hemat, Sehat dan Harga Bersahabat” yang terletak di halaman parkir Rutan, Senin (02/10).

Kepala Rutan Kelas I Bandarlampung, Iwan Setiawan dengan didampingi Pejabat Struktural melaksanakan kegiatan grand opening atau launching Rubal Cafe yang dilakukan sederhana dengan menggelar doa bersama sebagai tanda dibukanya Rubal Cafe Rutan Kelas I Bandarlampung agar dapat menjadi sarana pendukung bagi Warga Binaan Pemasyarakatan dalam proses reintegrasi sosial (asimilasi).

Karutan menyebutkan bahwa Rubal Cafe ini merupakan sarana bagi warga binaan dan pegawai untuk belajar dalam kewirausahaan, serta memohon dukungan dan partisipasi dari seluruh pegawai dalam mensukseskan Rubal Cafe. “Rubal Cafe ini sebagai ajang untuk berlatih dan berkarya, semoga kedepannya Rubal Cafe ini bisa berkembang dan bermanfaat bagi kita semua,” tutur Iwan Setiawan.

Ia menambahkan untuk warga binaan yang ditugaskan di Rubal Cafe ini berjumlah dua orang warga binaan yang sudah setengah menjalani masa pidana atau dalam proses reintegrasi sosial (asimilasi) dan telah mengikuti pelatihan tataboga. “Pengunjung akan dilayani oleh para warga binaan Rutan yang bertugas sebagai Koki dan pelayan di Rubal Cafe. Dengan ini diharapkan jika mereka bisa memiliki kemampuan untuk bekerja di cafe-cafe atau bahkan dapat membuka cafe sendiri kelak setelah bebas,” ungkapnya.

Diharapkan dengan adanya Rubal Cafe ini, dapat meningkatkan pelayanan untuk pengunjung dan petugas, serta pengujung tidak perlu lagi membawa makan dari luar karena makanan yang telah disediakan di Rubal Cafe ini lebih steril. “Rubal Cafe dibuka mulai Pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. Kedua WBP yang menjaga di Rubal Cafe ini tetap diawasi oleh petugas Rutan dan menu yang mereka disajikan setiap hari selalu berganti-ganti,” kata Karutan, Iwan Setiawan.

