Lapas Muara Enim Hadiri Acara Penganugerahan Gelar Adat Kepada PJ. Gubernur Sumatera Selatan

359 views

Betiklampung.com (SMSI), Muara Enim —

Kalapas Muara Enim Melalui Kasi Minkamtib Agusnadi Menghadiri kegiatan Acara Penganugerahan Gelar Adat Kabupaten Muara Enim Kepada PJ. Gubernur Sumatera Selatan dengan gelar Meraje Emban dan Ketua TP PKK Prov. Sumatera Selatan Tyas Fatoni juga menerima gelar adat dengan sebutan Ibungan Meraje Emban Adat,bertempat di Balai Agung Serasan Sekundang Muara Enim. 19/11/2023.

Kegiatan ini di buka langsung oleh PJ. Gubernur Sumatera Selatan Bapak Agus Fatoni, yang turut dihadiri unsur forkopimda dan instansi terkait lainnya. Dalam Sambutannya Bapak Agus fatoni mengatakan bahwa gelar yang diemban merupakan tanggung jawab yang harus menjaga nilai adat yang ada di Muara Enim serta menjadi pengingat dirinya untuk terus memajukan Sumsel khususnya Kabupaten Muara Enim.

BACA JUGA:  Gelar Apel Pagi, Karutan Berikan Reward Untuk Pegawai Teladan dan Petugas Pelayanan Publik Rutan Kelas I Jakarta Pusat

Ia juga menyampaikan bahwa dirinya terus bertekad untuk menjaga Sumsel Zero Konflik, damai dan penuh toleransi, “Dengan situasi seperti itu masyarakat akan tenang dan pemerintahnya juga dapat membangun dengan aman,” tuturnya.

Di akhir sambutan nya la juga berpesan agar kebudayaan harus selalu dijaga dan dilestarikan serta ditularkan kepada anak – anak muda, agar tidak hilang termakan perkembangan zaman.

BACA JUGA:  Pacu Akselerasi Digital, KPw BI Lampung Selenggarakan Nonton Bareng Opening Ceremony FEKDI 2022

“Dunia maya, internet, medsos harus kita penuhi dengan berita yang baik. kita penuhi dengan edukasi dan inspirasi yang baik agar berita – berita hoaks dan berita negatif dapat dicegah dengan berita yang positif,” kata dia.

Kalapas Muara Enim Melalui KasiMinkamtib Agusnadi menyatakan kegiatan ini sebagi upaya pemerintah daerah Muara Enim untuk menjaga dan melestarikan kekayaan dan kebudayaan yang ada di kabupaten Muara Enim

“kita sebagai penerus agar tetap melestarikan dan memberitahu kepada anak anak kita untuk tetap mejaga kebudayaan yang ada di kabupaten Muara Enim,” ungkap Agusnadi.