Tingkatkan Kesiapsiagaan, Rutan Sukadana Gelar Simulasi Tanggap Bencana Serta Latihan Cepat Buka Tutup Pintu Kamar Hunian

177 views

Betiklampung.com (SMSI), Sukadana —

Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan akan terjadinya musibah atau bencana alam, Rutan Kelas IIB Sukadana menggelar simulasi tanggap bencana dan latihan cepat buka tutup pintu kamar hunian Warga Binaan, Sabtu (25/11/2023).

Kegiatan ini merupakan intruksi Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Lampung, RB Danang Yudiawan untuk mengantisipasi adanya masalah di dalam kamar penghuni apabila bencana alam ataupun musibah kebakaran.

Kepala KPR, Abi Aufa Al Qohhar dalam arahannya menyampaikan bahwa dalam simulasi ini petugas harus cepat merespon jika terjadi bencana alam atau kebakaran blok hunian , saling berkomunikasi dan jangan lengah.

BACA JUGA:  169 WBP Rutan Sukadana Terima Remisi Khusus Idul Fitri 1445H, Tiga Langsung Bebas

“Ada 37 kamar hunian di Rutan Sukadana, kita harus paham seluruh kunci gembok kamar hunian, karena resiko besar menanti jika hal tersebut tak diindahkan. Meskipun hanya simulasi, saya harap teman-teman bisa bersungguh-sungguh”, ujarnya.

Kegiatan yang diikuti oleh jajaran regu pengamanan tersebut dimulai dengan simulasi bencana sekaligus melatih Petugas untuk membuka tutup pintu kamar hunian dengan cepat.

Simulasi dilakukan pada salah satu kamar yang terjadi kebakaran, sehingga memicu kepanikan luar biasa dari seluruh Warga Binaan, maka dengan sigap dan cepat petugas yang berjaga di lokasi kamar hunian yang terbakar melaporkan kejadian kebakaran kepada atasannya melalui sambungan HT serta memukul lonceng tanda bahaya. Sehingga dengan komunikasi yang sigap dan cepat warga binaan bisa diselamatkan dan dikumpulkan di Lapangan terbuka mengantisipasi terjadinya kebakaran yang jauh lebih besar.

BACA JUGA:  Pastikan Kondusif, Kadivpas Kemenkumham Lampung Tinjauan Fasilitas dan Kondisi Keamanan Rutan Sukadana

Berdasarkan hasil simulasi tersebut, salah seorang petugas menoreh catatan waktu tercepat dengan perolehan waktu 25,96 detik. Kepala KPR, Abi Aufa secara langsung mengapresiasi perolehan catatan waktu petugas dalam membuka dan menutup gembok.

“Melalui Kegiatan ini ditargetkan seluruh petugas dapat dengan sigap dan cepat mengantisipasi adanya kebakaran di seluruh kamar hunian dengan membuka gembok secara cepat dan tepat, sehingga meminimalisir kejadian-kejadian yang tak terduga seperti adanya korban jiwa,” ungkapnya.