Kalapas Saiful Sahri Terima 15 Logistik Kotak Suara dari KPU Bandar Lampung

383 views

Betiklampung.com (SMSI), Bandarlampung —

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Bandar Lampung, Saiful Sahri menerima 15 Logistik Kotak Suara dari KPU Kota Bandar Lampung yang bertempat di aula Coffee Bar Lapas Kelas I Bandar Lampung, Senin (12/02).

Ketua KPU kota Bandar Lampung, Dedy Triyadi laksanakan serah terima logistik pemilu 2024 dari KPU ke TPS khusus Lapas kelas I Bandar Lampung yang disambut langsung oleh Kalapas Saiful sahri dan Kegiatan ini dihadiri Bawaslu dan Panwaslu Bandar Lampung.

BACA JUGA:  Anggota DPR Apresiasi Langkah Kapolda Lampung Mutasi Kapolsek Tanjungkarang Barat

Setelah dilakukan Serah Terima, barang-barang tersebut disimpan diruang tertentu di Lapas Kelas I Bandar Lampung dan dilakukan penyegelan oleh Pihak Lapas yang disaksikan secara langsung oleh para Komisioner KPU, Bawaslu, Polresta Bandar Lampung, serta dari rekan-rekan media dan saksi lainnya.

Logisitik ini nantinya akan diperuntukan pada TPS khusus 901, 902 dan 903 di Lapas Kelas I Bandar Lampung sebelumnya Saiful Sahri beserta Pejabat Struktural meninjau langsung lokasi TPS Khusus guna memastikan kesiapan dalam menyambut pesta demokrasi yang tinggal beberapa hari lagi.

BACA JUGA:  Kepala Rutan Kelas IIB Menggala Melaksanakan Upacara dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan

“Kami menyambut baik kedatangan Pak Dedy beserta tim yang hadir dalam penyerahan logistik ini semoga tidak ada halangan apapun sampai logistik ini akan dipergunakan pada 14 februari nanti saya dan jajaran akan menjaga dengan sangat detail dan hati hati, selepas apel pagi saya dan jajaran sudah cek lokasi untuk memastikan segala perlengkapan sudah siap sehingga Lapas Kelas I Bandar Lampung siap Meriahkan Pesta Demokrasi tahun ini” tutup Saiful Sahri.

BACA JUGA:  Wujud Pelayanan Prima, Lapas Muara Enim Kembali Raih Predikat P2HAM

Lapas Kelas I Bandar Lampung sudah menyiapkan Ruang Kontrol dan kamera di ketiga TPS untuk memantau secara langsung proses pemungutan suara untuk memastikan keamanan serta mewujudkan akuntabilitas demokrasi.