Betiklampung.com (SMSI), Bandarlampung —
Dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak 2024, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandar Lampung melakukan penyerahan remisi khusus kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang berada di dalam Rutan Bandar Lampung, Kamis (23/05/2024).
Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan Bandar Lampung yang menerima Remisi Khusus Hari Raya Waisak Tahun 2024 berjumlah 2 orang dengan rincian masing-masing warga binaan menerima remisi dengan besaran 15 Hari untuk 1 warga binaan dan 1 Bulan untuk 1 warga binaan.
Pemberian remisi ini merupakan bentuk upaya pemerintah dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang adil dan manusiawi. Dalam UU No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, pemberian remisi kepada narapidana diatur secara terperinci, termasuk pemberian remisi khusus dalam rangka merayakan hari raya agama tertentu.
Pemberian remisi ini diharapkan dapat memotivasi para warga binaan untuk terus berperilaku baik dan mengikuti program pembinaan dengan tekun.
“Remisi ini bukan hanya sebagai hadiah, tetapi juga sebagai motivasi bagi para warga binaan agar terus berbenah diri dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Nekson Iskandar.
Plh Kepala Rutan Bandar Lampung, Nekson Iskandar menambahkan bahwa Rutan Bandar Lampung berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para warga binaan, termasuk dalam hal pembinaan dan pemberian hak-haknya.
“Kami terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para warga binaan, agar mereka dapat kembali ke masyarakat dengan bekal yang cukup untuk hidup yang lebih baik,” pungkasnya.
Nekson Iskandar juga menjelaskan bahwa proses pengusulan Remisi Waisak Tahun 2024 bagi WBP umat Buddha sudah dilaksanakan secara transparan dan tanpa adanya KKN sebab sudah dilakukan secara online melalui aplikasi Sistem Database Pemasyarakatan (SDP).
“Proses pengusulan Remisi Khusus Waisak Tahun 2024 sudah kami usulkan secara online melalui SDP, jadi kami pastikan bahwa proses pengusulan remisi dilakukan secara adil dan transparan tanpa adanya intervensi yang tidak sah,” tutup Nekson Iskandar

