Dukung Kemajuan UMKM, Hingga Agustus 2024 Penyaluran KUR Bank Lampung Capai 46,71 Persen

453 views

Betiklampung.com (SMSI), Bandarlampung —

Memiliki visi menjadi Bank komersial yang kompetitf dengan fokus pada pembangunan UMKM dalam kontribusi terhadap pembangunan daerah, Bank Lampung konsisten menunjukan komitmenya mendukung Program Pemerintah Provinsi Lampung dengan memberikan kemudahan dalam menyalurkan KUR bagi para pelaku UMKM untuk mendorong perekonomian Provinsi Lampung.

Hal itu diungkapkan Pj Direktur Utama Bank Lampung Mahdi Yusuf kepada media dalam kegiatan media update yang digelar Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Lampung, Senin (9/9/2024) di hotel Golden Tulip Bandar Lampung.

BACA JUGA:  LPKA Kelas II Bandarlampung Gelar Senam Pagi Bersama Andikpas Agar Sehat dan Bergembira

Menurut Mahdi Yusuf sampai dengan bulan Agustus 2024 penyaluran KUR Bank Lampung sudah mencapai 46,71% dari kuota yang disiapkan. Yaitu sebesar Rp583 miliar dari kuota Rp1,25 Triliun. Realisasi KUR dalam kurun waktu dua tahun terakhir mencapai lebih dari 90 persen.

“Tahun 2022 Bank Lampung memiliki kuota Rp600 Miliar dengan realisasi sebesar Rp593.244 Miliar atau 98,87%. Kemudian pada tahun 2023 kuota Bank Lampung sebesar Rp963 Miliar dan berhasil realisasi Rp889.842 Miliar atau 92,40 persen,” ucapnya.

BACA JUGA:  Wujudkan Lapas Bersih dari Barang Terlarang, Lapas Kotabumi dan Kodim 0412/LU Lakukan Razia Gabungan

Sebagai Bank yang sahamnya dimiliki Pemerintah Daerah diseluruh Provinsi Lampung, Bank Lampung juga merupakan mitra strategis Pemerintah Daerah. Sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah, Bank Lampung melakukan support penyediaan fasilitas bagi Pemerintah Daerah berupa pemda online, serta penyediaan fasilitas tapping box untuk mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bicara tentang rasio keuangan, Mahdi Yusuf menjelaskan rasio-rasio keuangan yang menunjukan kesehatan operasional Bank terus dijaga dan ditargetkan mengalami kenaikan/perbaikan. Rasio CAR, ROE, NIM, BOPO berada pada persentase yang baik yaitu berada pada range risk appetite dan risk tolerance Bank Lampung. (*)