Sinergitas Pengawasan Orang Asing, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandar Lampung Membuka Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing

550 views

Betiklampung.com, Bandarlampung – 

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandar Lampung, John Paul Fillino membuka rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing 2024 yang diselenggarakan di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandar Lampung pada, Selasa (01/10).

Rapat ini dihadiri oleh Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Lampung, M. Ridwan sebagai narasumber serta para instansi atau lembaga terkait yang berada di Bandar Lampung yang terdiri dari Bais TNI, Kodim 0410 Bandar Lampung, Polres Bandar Lampung, Kejari Bandar Lampung, Kesbangpol, Disdukcapil, Dinas Pariwisata dan Disnaker.

BACA JUGA:  Polresta Bandar Lampung Amankan Puluhan Terduga Pelaku Tawuran yang Berstatus Pelajar SMA

Dalam rapat tersebut, membahas seputar masalah keimigrasian, mengenai keluar masuknya warga negara asing di wilayah kota Bandar Lampung, serta pertukaran informasi keimigrasian lainnya.

Dalam sambutannya, John Paul Fillino menekankan pentingnya kolaborasi antara instansi dan lembaga dalam pengawasan orang asing untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Laporan Intelijen Imigrasi berbasis AI ini dirancang untuk memanfaatkan teknologi dalam menganalisis data dan meningkatkan efektivitas pengawasan.

BACA JUGA:  Coffee Morning Bersama APH, Sinergitas Rutan Sukadana dan Polres Lampung Timur Tidak Diragukan Lagi

Selaku narasumber, Kabid Inteldakim, M. Ridwan menjelaskan bahwa dengan menggunakan teknologi AI, proses pemantauan terhadap orang asing akan menjadi lebih akurat dan cepat.

Hal ini diharapkan dapat mendeteksi potensi risiko dengan lebih baik dan mendukung tindakan preventif yang lebih efisien.Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengawasan terhadap keberadaan orang asing di wilayah Lampung.

Rapat tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antar instansi dalam menjalankan pengawasan orang asing di wilayah Lampung, serta memastikan penerapan teknologi modern dalam mendukung tugas-tugas keimigrasian.