Kakanwil Ditjenpas Lampung Pastikan Ketersediaan Bahan Makanan di Lapas Kelas I Bandar Lampung Sesuai Standar Asta Cita Presiden

324 views

Betiklampung.com, Lampung —

Dalam rangka memastikan pemenuhan hak dasar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sesuai dengan visi Asta Cita Presiden, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Lampung, Jalu Yuswa Panjang, melakukan sidak ke Lapas Kelas I Bandar Lampung. Sidak ini bertujuan untuk memastikan kualitas dan ketersediaan bahan makanan bagi para warga binaan sekaligus meninjau langsung proses distribusi dan pengolahan makanan di dapur lapas.

Dalam sidaknya, Jalu Yuswa Panjang menekankan pentingnya penyediaan makanan yang layak dan bergizi bagi warga binaan, sebagaimana diamanatkan dalam Asta Cita Presiden yang salah satunya menyoroti peningkatan kualitas pelayanan publik, termasuk dalam sistem pemasyarakatan.

BACA JUGA:  Kalapas Kalianda Ikuti Upacara Peringatan Hari Kemenkumham ke-78 di Kanwil Kemenkumham Lampung

“Pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk makanan yang layak, adalah bagian dari hak asasi yang harus dijamin oleh negara. Kami ingin memastikan bahwa standar ini benar-benar diterapkan di seluruh lapas di Lampung,” tegasnya.

Selain mengecek kualitas bahan makanan, Jalu Yuswa Panjang juga berdialog dengan petugas dapur serta beberapa warga binaan untuk mendapatkan masukan langsung mengenai pelayanan yang diberikan. Ia menegaskan agar seluruh jajaran pemasyarakatan di Lampung terus meningkatkan pengawasan dan memastikan tidak ada penyimpangan dalam penyediaan bahan makanan bagi warga binaan.

BACA JUGA:  Kemenkumham Babel Berharap Pemkab Bangka Tengah Daftarkan Madu Pelawan Namang Jadi Indikasi Geografis

“Kami selalu memastikan bahan makanan yang masuk ke dapur lapas dalam kondisi baik dan sesuai standar. Sidak ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga dan meningkatkan pelayanan kepada warga binaan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Lampung berharap dapat mengoptimalkan implementasi Asta Cita Presiden dalam sektor pemasyarakatan, khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan. Pengawasan yang ketat dan evaluasi berkala terus dilakukan agar sistem pemasyarakatan di Lampung semakin baik.