Harga Pangan Usai Iduladha Makin Gila! Pemerintah Siapkan Jurus Ampuh Redam Gejolak Pasar

270 views

Kalianda – Harga kebutuhan pokok usai perayaan Iduladha 1446 Hijriah/2025 Masehi benar-benar bikin masyarakat menjerit!

Fakta ini terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang digelar secara virtual, Senin (16/6/2025).

Rakor rutin itu juga diikuti Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lampung Selatan melalui zoom meeting dari Ruang Kabag Perekonomian, Kantor Bupati setempat.

Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir mengungkap langkah-langkah serius pemerintah dalam menghadapi lonjakan harga pangan yang kian mengkhawatirkan.

“Pekan lalu sudah digelar rapat penting yang dipimpin langsung Menko Pangan, Zulkifli Hasan, dihadiri Menteri Pertanian, Menteri Perdagangan, Kepala Bappenas, dan pejabat lainnya,” ujar Tomsi Tohir dalam arahannya yang disiarkan lewat zoom meeting.

BACA JUGA:  Lampung Selatan Siap Pecahkan Rekor MURI! Perjalanan Jetski Jakarta-Bakauheni Jadi Pembuka Spektakuler HUT ke-69

Dari rapat tersebut diputuskan, pemerintah akan menggencarkan operasi pasar lewat program SPHP dan penyaluran bantuan pangan berupa beras.

“Bulan Juni dan Juli sudah mulai dilaksanakan,” tegas Tomsi.

Fokus pemerintah saat ini adalah menekan harga empat komoditas utama yang melonjak tajam: beras, minyak goreng, cabai merah, dan cabai rawit. Sementara harga telur dan ayam ras disebut masih dalam batas wajar.

BACA JUGA:  Geliat Ekonomi IDS Sumatra 2026: Ikhsanudin Kaget, Baru Datang Jualan Dagangannya Langsung Ludes, “Biasanya Sampai Sore”

“Empat komoditas ini sudah mengkhawatirkan. Kita harus bergerak cepat!,” kata Tomsi Tohir.

Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS RI, Pudji Ismartini, menyebut 14 provinsi mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada pekan kedua Juni 2025, hanya 1 provinsi stabil, dan 23 provinsi mencatat penurunan.

“Beras dan ayam ras jadi penyumbang utama kenaikan IPH. Bawang merah, cabai merah, cabai rawit, dan minyak goreng juga ikut mendorong harga naik di banyak daerah,” jelas Pudji.

BACA JUGA:  56 Tahun Margorejo, Bupati Egi Dorong Desa Tumbuh Maju dan Berdaya Saing

Pemerintah berharap lewat operasi pasar, bantuan pangan, dan koordinasi lintas kementerian, harga pangan bisa segera ditekan demi menenangkan gejolak pasar. (*)