Betiklampung.com, Lampung —
Kanwil Ditjenim Lampung bersama Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kalianda melakukan penanaman 300 bibit pohon kelapa serentak secara nasional dalam menunjukkan komitmennya terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Hal ini sebagai bentuk tindaklanjut dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang melakukan gerakan penanaman 360.000 pohon kelapa serentak di seluruh Indonesia. Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kalianda mengadakan program serupa dengan menanam 300 bibit pohon kelapa.
Pohon jenis hibrida itu ditanam di lahan tidur yang terletak di Dusun Pematang Kandis, Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, pada Selasa, 9 September 2025. Sejumlah pejabat dari Imigrasi maupun pemerintah daerah hadir di acara itu. Termasuk dari aparatur desa hingga tokoh.
Kakanwil Ditjenim Lampung, Petrus Teguh, memimpin pelaksanaan penanaman bibit pohon kelapa. Dia didampingi Kakanim Kelas II Non TPI Kalianda, Dedy. “Sebelum melakukan penanaman, mereka terlebih dahulu mengikuti acara seremonial melalui zoom yang dipimpin Agus Andrianto selaku Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” tutur Kakanwil dikutip dari radarlamsel.
Lahan yang dijadikan titip penanaman merupakan milik Ponpes Sabilul Huda. Program ketahanan pangan ini ditujukan untuk mendukung ketahanan pangan baik di ponpes dan juga masyarakat sekitar. Nanti mereka yang akan mengurus dan mengelola hasil dari buah kelapanya.
Kakanim Ditjenim Lampung, Petrus Teguh, mengatakan penanaman pohon ini merupakan instruksi langsung dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Atas dasar itu seluruh kantor wilayah (kanwil) imigrasi dan pemasyarakatan melakukan penanaman pohon kelapa serentak se-Indonesia. “Memang sesuai dengan arahan Bapak Presiden terkait program Asta Cita beliau, dan juga 13 akselerasi menteri,” katanya.

