195 Mahasiswa UMK Diwisuda, Momen Bersejarah bagi Dunia Pendidikan Lampung Selatan

306 views

Kalianda – Sebanyak 195 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kalianda (UMK) resmi diwisuda dalam Wisuda Perdana Tahun Akademik 2025–2026 yang digelar di GOR Way Handak, Kalianda, Selasa (21/10/2025).

Kegiatan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi dunia pendidikan di Kabupaten Lampung Selatan, menandai wisuda pertama sejak UMK berdiri.

Rektor UMK, Susilawati, S.Sos., M.I.P., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan haru atas pencapaian perdana tersebut. Ia berpesan agar para wisudawan menjadikan ilmu yang telah diperoleh sebagai bekal untuk berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat.

“Wisuda bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan baru untuk terus belajar dan berkontribusi,” ujar Rektor Susilawati.

BACA JUGA:  Malam Final, Maura dan Rizky Juara Muli Mekhanai Lampung Selatan 2026

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, yang hadir mewakili Bupati Radityo Egi Pratama, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan UMK menyelenggarakan wisuda perdananya.

Ia menilai momentum tersebut bukan sekadar perayaan kelulusan, melainkan langkah penting dalam melahirkan sumber daya manusia unggul di daerah.

“Hari ini kita menjadi saksi lahirnya para sarjana pertama Universitas Muhammadiyah Kalianda. Ini bukan sekadar perayaan kelulusan, tapi awal perjalanan untuk membangun daerah dan bangsa,” kata Supriyanto.

Dalam kesempatan itu, Supriyanto juga mengajak para lulusan agar tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi mampu menciptakan lapangan kerja dan berinovasi.

BACA JUGA:  Suasana Haru dan Sukacita Warnai Pelepasan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan

Ia memaparkan sejumlah capaian pembangunan Lampung Selatan, di antaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang meningkat menjadi 71,55, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 4,12 persen, serta pertumbuhan ekonomi mencapai 4,82 persen, tertinggi di Provinsi Lampung.

“Angka-angka ini menunjukkan kemajuan daerah. Tugas para sarjana adalah menjaga dan mempercepat kemajuan ini,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Supriyanto berharap UMK terus berperan aktif dalam mencetak generasi yang berakhlak dan adaptif terhadap perubahan zaman.

“Lulusan UMK harus berkarakter Muhammadiyah, berkemajuan, berakhlak, dan adaptif terhadap perubahan,” pesannya.

Prosesi wisuda kemudian ditutup dengan penyerahan ijazah dan penghargaan bagi wisudawan terbaik, diiringi suasana haru dan bangga dari keluarga, dosen, dan tamu undangan yang memenuhi GOR Way Handak. (*)