Betiklampung.com, Palembang —
Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) terus memperkuat komitmennya terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan dengan menggandeng pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palembang, Pertamina menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Sinergi Pertamina dan UMKM: Membangun Kemandirian Ekonomi Daerah melalui Kemitraan Berkelanjutan”, Kamis (30/10) di Emilia Hotel Palembang.

Kegiatan ini diikuti sekitar 40 pelaku UMKM dari sektor makanan, industri kreatif, dan tekstil. Forum ini menjadi ajang dialog antara dunia usaha, BUMN, lembaga keuangan, dan pemerintah daerah dalam mendorong terciptanya ekosistem bisnis yang inklusif, adaptif, serta berkelanjutan.
Sekretaris DPMPTSP Kota Palembang, Yan Sabar M. Sihotang, mengapresiasi dukungan dan partisipasi aktif Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel dalam memperluas akses kolaborasi bagi pelaku usaha kecil di tengah tantangan ekonomi global.

“Kami sangat mengapresiasi peran Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel yang terus mendukung penguatan ekosistem usaha di daerah. Melalui forum seperti ini, pelaku UMKM diharapkan memperoleh akses lebih luas terhadap peluang kemitraan, pembiayaan, serta pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri,” ujar Yan Sabar.
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan bahwa kemitraan antara pelaku usaha besar dan UMKM merupakan bagian dari strategi dalam memperkuat ketahanan ekonomi lokal sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
“Pertamina percaya bahwa kolaborasi lintas sektor bukan hanya memperkuat bisnis, tetapi juga menciptakan nilai sosial dan lingkungan yang berdampak positif bagi masyarakat,” jelas Rusminto.

Dalam forum ini, hadir pula Ahmad Ramadhan Apriansyah dari Bank Sumsel Babel dan Muhammad Mardho Tilla, pelaku usaha lokal yang berbagi pengalaman sukses berkolaborasi dengan BUMN. Mereka menekankan pentingnya inovasi dan pembiayaan hijau (green financing) untuk mendukung daya saing UMKM di era transisi energi dan digitalisasi ekonomi.
Salah satu peserta, Julihardi, pemilik Pempek Syamil binaan Pertamina Patra Niaga Sumbagsel, menyampaikan bahwa kegiatan ini membuka wawasan baru bagi UMKM untuk terus berkembang. “Kami jadi tahu bahwa usaha kecil juga bisa berperan dalam ekonomi berkelanjutan. Dukungan Pertamina Patra Niaga Sumbagsel memberi semangat baru untuk terus mengembangkan usaha,” kata Julihardi.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan pelaku UMKM melalui berbagai program pemberdayaan, pelatihan, serta dukungan akses pasar dan pembiayaan, sebagai wujud nyata kontribusi perusahaan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

