Mahasiswa Universitas Lampung Gelar Wawancara dan Diskusi Terkait Pelaksanaan Program P4GN di Lapas Kelas IIA Kotabumi

269 views

Betiklampung.com, Kotabumi —

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabumi menerima kunjungan dari sejumlah mahasiswa Universitas Lampung (Unila) dalam rangka pelaksanaan kegiatan wawancara dan diskusi terkait Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Selasa (11/11).

Kegiatan tersebut disambut oleh Kepala dan pejabat struktur Lapas Kelas IIA Kotabumi. Dalam kesempatan itu, pihak Lapas Kepala kesatuan pengamanan lembaga pemasyarakatan M.Daryoko, Kepala seksi Keamanan dan ketertib Zuhur Hendri dan Kepala subagian seksi Registrasi Hasannudin memaparkan berbagai langkah dan strategi yang telah dilaksanakan dalam mendukung program P4GN, baik melalui pembinaan kepada warga binaan peningkatan pengawasan, maupun kerja sama dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait.

BACA JUGA:  Ketua Umum PIPAS Didampingi Kakanwil Elly Yuzar Resmikan Posyandu Ibu dan Balita Berdikari 05 di Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi

Para mahasiswa Unila Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)tampak antusias dalam sesi diskusi, dengan mengajukan berbagai pertanyaan seputar mekanisme pelaksanaan P4GN di dalam Lapas, bentuk pembinaan kepada WBP yang pernah terlibat kasus narkotika, serta upaya pencegahan peredaran narkoba di lingkungan Lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Kotabumi, Tomi Elyus, melalui pejabat yang mewakili, menyampaikan apresiasi atas perhatian mahasiswa terhadap isu pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan. “Kami menyambut baik kegiatan ini. Harapannya, melalui wawancara dan diskusi ini, mahasiswa dapat memperoleh gambaran nyata tentang bagaimana komitmen Lapas dalam mendukung program P4GN, sekaligus menjadi mitra strategis dalam menyebarkan semangat anti narkoba di masyarakat,” ujar M.Daryoko.

BACA JUGA:  Sinergi Imipas, Kepala Lapas Muara Enim Terima Kunjungan dari Kanim Muara Enim

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan interaktif, diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan penguatan sinergi antara dunia akademik dan lembaga pemasyarakatan dalam mendukung upaya mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba.