Lebih Aktif dan Percaya Diri, Warga Binaan Lapas Cibinong Belajar dengan Cara Melalui Pembelajaran Kreatif

259 views

Betiklampung.com, Cibinong —

Lapas Kelas IIA Cibinong menunjukkan komitmennya dalam memberikan pendidikan bermakna bagi warga binaan. Melalui kegiatan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), warga binaan berkesempatan mengikuti pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dengan metode yang kreatif dan menyenangkan, Kamis (27/11/2025).

Dalam sesi belajar kali ini, tutor PKBM mengajak warga binaan memahami materi IPS melalui penjelasan interaktif, kuis kelompok, hingga pemutaran film motivasi hidup. Pendekatan ini dirancang agar proses belajar lebih ringan dan menarik, namun tetap sarat makna.

BACA JUGA:  Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Metro Menggelar Sidang TPP

Suasana kelas terlihat hangat dan penuh antusias. Saat kuis berlangsung, warga binaan saling bekerja sama menjawab pertanyaan yang terkait materi yang dipelajari. Metode ini tidak hanya memperkuat pemahaman, tetapi juga melatih kekompakan, kerja sama, dan kepercayaan diri warga binaan.

Kalapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto, memberikan apresiasi atas kegiatan ini. “PKBM adalah ruang penting bagi warga binaan untuk mengembangkan diri. Kami ingin memastikan mereka tidak hanya mendapat ilmu, tetapi juga nilai-nilai positif yang bisa menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat,” tegasnya.

BACA JUGA:  Lapas Kotabumi Gelar Apel Pagi Perdana Pasca Lebaran dan Halal Bihalal

Setelah sesi kuis, kegiatan dilanjutkan dengan menonton film motivasi yang memberikan pesan tentang ketekunan, perubahan diri dan memperbaiki masa depan. Banyak warga binaan merasa termotivasi setelah menonton film tersebut. Menurut Y, salah satu warga binaan, kegiatan ini memberikan kesan yang menyenangkan.

“Belajar IPS jadi lebih seru. Kuisnya bikin kami semangat, dan film tadi ngingetin kalau setiap orang punya kesempatan untuk berubah. Saya merasa lebih yakin untuk terus belajar,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, PKBM Lapas Cibinong berharap warga binaan tetap termotivasi untuk belajar, membuka wawasan, dan mempersiapkan diri menghadapi reintegrasi sosial yang lebih baik.