Sukadana — Dalam rangka mewujudkan pembinaan kepribadian yang berkelanjutan bagi warga binaan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sukadana terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan keagamaan secara rutin.
Kegiatan ini nekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Rutan Sukadana kembali menggelar pembinaan kerohanian Islam yang diikuti oleh warga binaan, Selasa (04/08).
Kegiatan dibuka langsung oleh Petugas Pembina Kepribadian Rutan Sukadana, Kusnandar. Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh jajaran penyuluh agama Islam dari Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur.
Dalam ceramah keagamaan, para penyuluh mengajak warga binaan untuk senantiasa menjaga keteguhan hati dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan, memperbanyak amal saleh sebagai bentuk ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta melatih kesabaran selama menjalani masa hukuman di dalam Rutan.
“Mari jadikan masa pembinaan ini sebagai kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hadapi setiap ujian dengan hati yang teguh, perbanyak amal saleh, dan yakinlah bahwa setiap kebaikan akan menjadi jalan menuju perubahan diri yang lebih baik,” ujar penyuluh
Melalui penyampaian materi yang komunikatif dan penuh motivasi, diharapkan warga binaan mampu menumbuhkan semangat untuk terus memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana, Mohammad Jawad Cirry, menyampaikan bahwa pembinaan kepribadian, khususnya melalui pendekatan keagamaan, merupakan salah satu aspek penting dalam proses pemasyarakatan yang bertujuan membentuk karakter warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik.
“Pembinaan kerohanian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pemasyarakatan. Melalui sinergi bersama Kementerian Agama, kami berkomitmen memberikan pembinaan kepribadian yang berkesinambungan agar warga binaan memiliki bekal moral, spiritual, dan mental yang kuat untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat setelah bebas nanti,” ujar Jawad.
Disamping itu, pelaksanaan pembinaan ini sejalan dengan semangat Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Perintah Harian Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung dalam menghadirkan pembinaan kepribadian yang inklusif, berkualitas, dan bermanfaat bagi seluruh warga binaan.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme. Para warga binaan mengikuti setiap rangkaian pembinaan dengan tertib, hingga kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar seluruh peserta senantiasa diberikan kekuatan, keteguhan iman, serta kemudahan dalam menjalani proses pembinaan.
Melalui sinergi ini, Rutan Sukadana terus berupaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis, produktif, dan berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial warga binaan.

