Kepala Lapas Metro Ikuti Rakor Bersama BNPT untuk Perkuat Perlindungan Bagi Petugas

364 views

Betiklampung.com, Lampung —

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Metro, Tunggul Buono bersama petugas yang bertugas sebagai pamong bagi Narapidana tindak pidana terorisme, menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Fasilitasi Pemberian Perlindungan Terhadap Petugas Pemasyarakatan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan berlangsung di Bandar Lampung pada Kamis, (27/11/2025).

Rapat koordinasi tersebut menjadi ruang strategis bagi seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan yang menangani narapidana terorisme untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kompetensi, serta memastikan adanya perlindungan memadai bagi petugas dalam menjalankan tugas berisiko tinggi. Lapas Metro sebagai salah satu UPT yang membina narapidana terorisme turut berperan aktif dalam forum tersebut.

Dalam sesi paparan, seluruh Kepala UPT yang terkait diberikan kesempatan untuk mempresentasikan profil keadaan narapidana terorisme di masing-masing wilayah. Kepala Lapas Metro, Tunggul Buono, turut menyampaikan paparan mendalam terkait profiling narapidana terorisme yang menjalani pidana di Lapas Metro, termasuk aspek karakteristik, tingkat risiko, pendekatan pembinaan, serta langkah-langkah mitigasi yang ditempuh oleh petugas.

BACA JUGA:  Puluhan Jurnalis Lampung Ikuti Pelatihan Tentang QRIS Menjadi Solusi Pembayaran Digital Bagi UMKM

Paparan tersebut disampaikan sebagai bentuk transparansi sekaligus tanggung jawab profesional dalam memastikan bahwa pembinaan narapidana terorisme dilakukan secara terukur, aman, dan mematuhi standar nasional penanggulangan radikalisme.

Kegiatan rakor ini juga diikuti oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung, serta para petugas UPT Pemasyarakatan yang menangani narapidana terorisme. Kolaborasi lintas lembaga tersebut menjadi pilar penting dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, mengingat penanganan narapidana terorisme membutuhkan kehati-hatian, kecermatan, dan perlindungan maksimal bagi seluruh petugas.

BACA JUGA:  Mingrum Gumay Hadiri Silaturahmi Kebangsaan dan Ikrar Setia kepada NKRI

Dalam keterangannya, Kepala Lapas Metro, Tunggul Buono, menegaskan bahwa kehadiran Lapas Metro dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus memperkuat kapasitas petugas serta memastikan keselamatan dalam menjalankan tugas.

“Kegiatan ini sangat penting bagi kami karena menyangkut perlindungan petugas yang setiap hari berhadapan langsung dengan narapidana berisiko tinggi. Sinergi dengan BNPT dan aparat penegak hukum lainnya menjadi kunci untuk memastikan tugas pembinaan dapat berjalan dengan aman, profesional, dan sesuai standar,” ujar Tunggul.

Ia juga menambahkan bahwa paparan yang disampaikan bukan hanya formalitas, melainkan bagian dari upaya memperkuat langkah pembinaan agar lebih efektif serta mencegah potensi radikalisasi berkelanjutan di dalam Lapas.

BACA JUGA:  WBP Lapas Kotaagung Terima Remisi 232 Khusus Hari Raya Idul Fitri 1444 H

“Kami ingin memastikan bahwa pembinaan narapidana terorisme dilakukan melalui pendekatan yang tepat, humanis, namun tetap berlandaskan prinsip keamanan. Perlindungan bagi petugas adalah prioritas, karena keberhasilan pembinaan sangat bergantung pada keselamatan dan kesiapan mereka,” tambahnya.