Karutan Kelas I Bandar Lampung Terima Kunjungan Dirwatkeshab dr. Adhayani Lubis Didampingi Kakanwil Ditjenpas Lampung

224 views

Bandar Lampung – Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas I Bandar Lampung, Tri Wahyu Santosa beserta Jajaran menerima kunjungan Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi (Dirwatkeshab) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), dr. Adhayani Lubis didampingi Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Lampung, Jalu Yuswa Panjang untuk meninjau langsung layanan kesehatan, perawatan dan pembinaan kemandirian bagi warga binaan pada, Kamis (15/01/2026)

Dalam kunjungan ini tersebut, Dirwatkeshab Ditjenpas, Adhayani Lubis mengunjungi sejumlah fasilitas utama di antaranya dapur rutan, klinik kesehatan, serta lahan pertanian yang dikelola sebagai bagian dari program pembinaan. Saat meninjau dapur rutan, Adhayani Lubis memastikan standar kebersihan, kualitas bahan makanan, serta proses pengolahan makanan bagi warga binaan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA:  Keren ! Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kotabumi Raih Penghargaan dari Kanwil Kemenkumham Lampung

Selanjutnya, di klinik rutan, beliau melihat langsung pelayanan kesehatan yang diberikan kepada warga binaan, termasuk ketersediaan sarana, prasarana, dan tenaga kesehatan. Kunjungan juga dilanjutkan ke lahan pertanian rutan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian warga binaan.

“Saya mengapresiasi komitmen Rutan Kelas I Bandar Lampung dalam memberikan layanan kesehatan yang layak serta pembinaan yang berkelanjutan kepada warga binaan. Upaya ini sangat penting untuk mendukung pemulihan, kesehatan fisik dan mental, serta kesiapan warga binaan untuk kembali ke masyarakat,” ujar Ibu Adhayani.

BACA JUGA:  Jasa Raharja Bersama Mitra Laksanakan Operasi Gabungan Dalam Upaya Meningkatkan Tertib Berlalu Lintas

Melalui kunjungan ini, diharapkan pelaksanaan layanan kesehatan, perawatan rehabilitasi, serta program pembinaan di Rutan Kelas I Bandar Lampung dapat terus ditingkatkan dan menjadi contoh dalam mewujudkan pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada pembinaan.