Bandar Lampung – Aktivitas di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung terlihat bergeliat. Sejumlah warga binaan tampak antusias mengelola lahan pertanian dan perkebunan, menunjukkan etos kerja yang tinggi di luar tembok utama Lapas, Sabtu (24/01).
Kendati berada di area terbuka, aspek keamanan tetap menjadi panglima. Kepala Bidang Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kabid Adm. Kamtib), Dat Menda, memastikan bahwa seluruh aktivitas warga binaan di area SAE berjalan di bawah pengawasan ketat dan terukur.
Dat Menda menekankan bahwa izin beraktivitas di luar blok hunian bukan berarti pelonggaran pengamanan. Sebaliknya, hal tersebut menuntut kewaspadaan ekstra sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Kami sangat mendukung produktivitas warga binaan di SAE, namun pengamanan tetap nomor satu. Setiap warga binaan yang bekerja di sini wajib dikawal secara melekat. Kita pastikan aktivitas mereka terpantau penuh untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Dat Menda saat memonitor kegiatan.
Penerapan pengawalan ketat ini merupakan bentuk keseimbangan antara program pembinaan kemandirian dan pemeliharaan keamanan. Petugas yang diterjunkan telah dibekali instruksi khusus untuk menjaga kondusifitas, memastikan warga binaan fokus bekerja dan tetap patuh pada aturan disiplin yang berlaku.

