Semangat Perbaikan Diri, Warga Binaan Lapas Cibinong Jalani Ujian Tasmi’ Al-Qur’an Beberapa Hafal Hingga 8 Juz

264 views

Cibinong — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong menegaskan komitmennya dalam pembinaan karakter melalui pelaksanaan ujian Tasmi’ untuk warga binaan program tahfizh Al-Qur’an yang diselenggarakan bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kab. Bogor bertempat di Mesjid At-Taubah Lapas Cibinong, Rabu (11/2/2026).

Ujian Tasmi’ merupakan metode memperdengarkan hafalan Al-Qur’an secara langsung di hadapan penguji dari Kemenag Kab. Bogor yakni Ustad Deden Ibnu Akil, Penyuluh Kementerian Agama Kabupaten Bogor dalam mengukur kualitas hafalan, kelancaran, serta ketepatan tajwid. Dari 34 peserta yang mengikuti ujian, beberapa di antaranya telah mencapai hafalan hingga 8 juz, sebuah capaian yang membanggakan dalam proses pembinaan di dalam lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto menyampaikan bahwa program tahfizh dan pelaksanaan ujian Tasmi’ merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang bertujuan membentuk karakter warga binaan agar lebih religius dan berakhlak baik.

BACA JUGA:  Rutan Kelas IIB Sukadana Gelar Apel Penandatanganan Komitmen Bebas Halinar

“Pembinaan tahfizh Al-Qur’an ini bukan hanya tentang hafalan, tetapi juga tentang membangun kedisiplinan, ketekunan, dan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik. Kami bangga melihat semangat warga binaan yang mampu menghafal hingga beberapa juz. Ini menjadi bukti bahwa lapas adalah tempat pembinaan dan perbaikan diri,” ujar Kalapas Cibinong.

Sementara itu, Ustad Deden Ibnu Akil yang turut menjadi penguji dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi kesungguhan para peserta.

“Semangat para warga binaan dalam menghafal Al-Qur’an sangat luar biasa. Tasmi’ ini menjadi sarana evaluasi sekaligus motivasi agar mereka terus istiqamah menjaga hafalan dan memperbaiki bacaan. Saya melihat perkembangan yang sangat baik, bahkan ada yang sudah mencapai hafalan 8 juz,” ungkap Ustad Deden.

BACA JUGA:  Jaga Kebuguran Fisik, Petugas Lapas Narkotika Bandar Lampung Gelar ‘Gowes Bareng’

Para peserta pun merasakan dampak langsung dari program tahfizh ini. Selain meningkatkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, mereka melaporkan perubahan sikap, peningkatan disiplin, dan rasa percaya diri yang lebih kuat. Program ini tidak hanya menekankan aspek spiritual, tetapi juga membantu warga binaan menemukan arah hidup yang lebih positif dan konstruktif selama menjalani masa pembinaan.

Salah satu warga binaan berinisial H yang mengikuti ujian Tasmi’, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya bisa mengikuti program tahfizh di dalam lapas.

“Awalnya saya tidak menyangka bisa menghafal Al-Qur’an sejauh ini. Program ini membuat saya lebih tenang dan punya tujuan hidup yang lebih baik. Saya ingin terus menambah hafalan dan memperbaiki diri,” tutur H.

BACA JUGA:  Kepala Rutan Kelas I Samarinda Pimpin Apel Ikrar Bebas Peredaran Handphone dan Narkoba

Kegiatan ujian Tasmi’ ini menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan di Lapas Kelas IIA Cibinong dalam membentuk pribadi warga binaan yang religius, disiplin, dan siap kembali ke masyarakat dengan semangat perubahan yang positif.

Melalui kolaborasi bersama Kementerian Agama Kabupaten Bogor, Lapas Cibinong terus berupaya menghadirkan program pembinaan yang menyentuh aspek spiritual sebagai fondasi utama dalam proses reintegrasi sosial.