Dari Secangkir Kopi Tumbuh Harapan Baru, Lapas Cibinong Bekali Warga Binaan Keterampilan Barista

227 views

Cibinong — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian warga binaan. Kali ini, Lapas Cibinong menggelar pelatihan barista bekerja sama dengan CV Erlangga Jakarta Selatan yang dilaksanakan di Cibiku Cafe dan Bakery Lapas Cibinong, Jumat,(20/03/2026).

Pelatihan ini menjadi salah satu upaya konkret Lapas Cibinong dalam membekali Warga binaan dengan keterampilan yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja, khususnya di bidang industri kopi yang terus berkembang pesat. Dalam suasana yang penuh semangat, para peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan mulai dari pengenalan dasar hingga praktik meracik kopi secara langsung menggunakan peralatan profesional.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Cibinong, Tunggadewi Ratu Wardhani, menjelaskan bahwa selain mengajarkan keterampilan teknis menjadi Barista, juga memiliki tujuan membangun mental kemandirian dan kesiapan Warga Binaan untuk kembali ke masyarakat.

BACA JUGA:  Jalin Silaturahmi, Kalapas Mukhlisin Fardi Beserta Jajaran Lapas Muara Enim Kunjungi Pengadilan Negeri Muara Enim

“Pelatihan barista ini kami selenggarakan sebagai bagian dari strategi pembinaan kemandirian yang berorientasi pada kebutuhan pasar kerja saat ini. Tujuannya bukan hanya agar Warga binaan memiliki keterampilan meracik kopi, tetapi juga membangun kepercayaan diri, etos kerja, serta pola pikir mandiri. Kami ingin mereka memiliki bekal nyata yang dapat digunakan untuk bekerja ataupun membuka usaha setelah bebas nanti, ” ujar Ratu.

sementara itu, Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam menciptakan pembinaan yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi Warga binaan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap warga binaan memiliki kesempatan untuk berubah dan berkembang. Melalui pelatihan seperti ini, kami membekali mereka dengan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi dan relevan dengan dunia kerja. Harapannya, ketika mereka kembali ke masyarakat, mereka sudah siap untuk hidup mandiri dan produktif,” ungkap Wisnu.

BACA JUGA:  Klinik Kesehatan Lapas Kelas I Madiun Berikan Pelayanan Kesehatan Prima Kepada Warga Binaan

Pelatihan ini juga mencakup pembekalan soft skill seperti pelayanan pelanggan, komunikasi, dan dasar kewirausahaan, sehingga warga binaan tidak hanya terampil meracik kopi, tetapi juga siap bekerja atau membuka usaha.

Salah satu warga binaan yang mengikuti pelatihan, berinisial SI, mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya selama mengikuti kegiatan.

“Saya sangat bersyukur bisa ikut pelatihan ini. Awalnya saya tidak tahu sama sekali tentang kopi, tapi sekarang saya sudah bisa membuat beberapa jenis minuman. Ini jadi bekal berharga buat saya. Saya berharap setelah bebas nanti bisa bekerja di kafe atau bahkan membuka usaha sendiri,” harapnya.

BACA JUGA:  Kalapas Cibinong Hadiri Pelantikan Pejabat Administrasi di Lingkungan Kanwil Kemenkumham Jawa Barat

Melalui pelatihan barista ini, Lapas Cibinong tidak hanya menghadirkan keterampilan baru, tetapi juga menumbuhkan harapan dan kepercayaan diri bagi Warga binaan untuk menata masa depan yang lebih baik, sehingga Warga binaan mampu berkarya, berdaya, dan menjadi manusia mandiri serta siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat setelah menjalani masa pembinaan.