Wujudkan Pembinaan Humanis, Rutan Sukadana Intensifkan Pembinaan Kerohanian Bagi Warga Binaan Nasrani

1,892 views

Sukadana — Suasana khidmat dan penuh ketenangan mewarnai pelaksanaan pembinaan kerohanian di Rutan Kelas IIB Sukadana saat warga binaan beragama Nasrani mengikuti kegiatan ibadah bersama Yayasan FGBMFI (Full Gospel Business Men’s Fellowship International) Way Jepara. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pembinaan kepribadian untuk memperkuat iman serta memberikan ketenangan batin selama menjalani masa pidana, Sabtu (28/03/2026).

Bertempat di Gereja Oikumene, ibadah berlangsung dengan penuh khidmat. Ibadah diawali dengan puji-pujian dan nyanyian rohani yang diikuti secara bersama-sama oleh warga binaan. Suasana ibadah yang tenang dan penuh penghayatan ini menjadi sarana untuk membangun kedekatan spiritual serta memberikan ketenangan batin.

BACA JUGA:  Lapas Muara Enim Ikuti Apel Pegawai di Lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Imigrasi dan Pemasyarakatan

Selanjutnya, kegiatan diisi dengan penyampaian khutbah oleh Pendeta Thomas Heri Permono. Dalam khutbahnya, beliau menyampaikan pesan-pesan rohani yang mengajak warga binaan untuk memperkuat iman, memperbaiki diri, serta menumbuhkan nilai-nilai kasih, kesabaran, dan pengharapan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut diharapkan mampu menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik.

Pembinaan kerohanian ini juga menjadi momentum refleksi bagi warga binaan untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya perubahan hidup yang positif selama menjalani masa pidana. Dengan bekal nilai-nilai keimanan yang kuat, diharapkan mereka mampu menjalani pembinaan dengan lebih optimis dan penuh makna.

BACA JUGA:  Kasrem 043/Gatam Hadiri Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran Periode 2025–2030

Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana, Mohammad Jawad Cirry, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan kerohanian merupakan bagian penting dalam sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada pembentukan karakter dan pemulihan diri warga binaan.

“Pembinaan kerohanian menjadi salah satu fondasi utama dalam membentuk kepribadian warga binaan. Melalui kegiatan ini, kami berharap mereka dapat memperkuat iman, menemukan ketenangan batin, serta memiliki semangat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Karutan.

BACA JUGA:  Gelar Pertemuan Rutin, Dharma Wanita Persatuan Lapas Kelas I Bandar Lampung Menyaksikan Demonstrasi Pembuatan Kue

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan. Ke depan, Rutan Sukadana akan terus mengoptimalkan program pembinaan kepribadian, termasuk pembinaan keagamaan, sebagai upaya mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan agar dapat kembali ke tengah masyarakat dengan nilai-nilai positif yang telah tertanam.