Karutan Bandar Lampung Serahkan Hasil Produksi Telur Ayam Kepada Pihak Ketiga Sebagai Wujud Keberhasilan Program Pembinaan Kemandirian

257 views

Bandar Lampung — Sebagai wujud nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandar Lampung melakukan penyerahan hasil produksi telur ayam kepada pihak ketiga atau vendor, Selasa (31/03/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan (Karutan) Kelas I Bandar Lampung, Tri Wahyu Santosa, didampingi oleh Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Ari Julio. Penyerahan telur yang dihasilkan langsung dari kandang ayam petelur milik Rutan ini menjadi bukti bahwa area pembinaan di dalam Rutan dapat memberikan dampak produktif.

Dalam keterangannya, Karutan Kelas I Bandar Lampung, Tri Wahyu Santosa, menyampaikan apresiasinya atas konsistensi program ini.

BACA JUGA:  Belajar Buat Roti Lezat, Warga Binaan Lapas Cibinong Diajarkan Cara Produksi Healty Bread Bareng PT Wilmar

“Penyerahan telur ini merupakan capaian positif dari program pembinaan kemandirian yang kami jalankan bagi warga binaan. Ini membuktikan bahwa melalui pelatihan yang tepat, warga binaan kita mampu menghasilkan produk berkualitas yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan dapat diserap oleh pasar atau pihak vendor,” ujar Tri Wahyu Santosa.

Lebih lanjut, Beliau menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat terus berkesinambungan. Selain memberikan keterampilan teknis beternak kepada warga binaan sebagai bekal mereka saat kembali ke masyarakat nanti, hasil produksi ini juga memberikan kontribusi bagi Rutan.

BACA JUGA:  PLN Dukung Stimulus Ekonomi dari Pemerintah, 97 Persen Pelanggan Rumah Tangga Peroleh Diskon Setengah Harga

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan produktivitas sektor pembinaan kemandirian. Semoga apa yang dilakukan hari ini menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus berkarya dan menghasilkan produk-produk yang bermanfaat bagi banyak orang,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Ari Julio, menjelaskan bahwa pihak vendor telah melakukan pemeriksaan kualitas terhadap telur-telur tersebut sebelum dilakukan serah terima. Ia memastikan bahwa proses budidaya ayam petelur di lingkungan Rutan dilakukan dengan standar pemeliharaan yang baik, mulai dari pemberian pakan hingga kebersihan kandang.

BACA JUGA:  Kantor Hukum WFS dan Rekan Bersama Barisan Pengacara Rakyat Lakukan Refleksi Akhir Tahun

Kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib, menandai langkah maju Rutan Kelas I Bandar Lampung dalam mengoptimalkan fungsi pembinaan agar lebih aplikatif dan berorientasi pada pengembangan keterampilan warga binaan.