Jambi — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Thaha turut berpartisipasi dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Desa ProKlim Program _Result Based Payment_ (RBP) _Green Climate Fund Output_ 2 Provinsi Jambi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pemerintah daerah, mulai dari kepala desa hingga Dinas Lingkungan Hidup kabupaten/kota, dengan tujuan meningkatkan kapasitas para pemangku kepentingan dalam mengimplementasikan program adaptasi dan mitigasi perubahan iklim berbasis masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel hadir sebagai perusahaan yang konsisten mendukung Program Kampung Iklim (ProKlim) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sejak 2018. Hingga kini, pembinaan telah menjangkau 8 kelompok di 4 kelurahan, yaitu Kelurahan Eka Jaya (3 kelompok), Bakung Jaya (2 kelompok), Pasir Putih (2 kelompok), dan Bagan Pete (1 kelompok), dengan total 85 anggota.
Pendampingan ini membuahkan hasil dengan diraihnya kategori ProKlim Utama di sejumlah wilayah binaan, serta dampak nyata lainnya seperti terpilihnya Kelurahan Bagan Pete sebagai penerima program bantuan pengelolaan sampah 3R dari Wali Kota Jambi.
Pada kesempatan tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel juga berbagi praktik baik dalam implementasi program, mulai dari penguatan kelembagaan masyarakat, pengembangan ekonomi berbasis lingkungan, hingga inovasi kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi, Arief Munandar, mengapresiasi peran aktif dunia usaha dalam mendukung program lingkungan di daerah.
“Kolaborasi dengan dunia usaha seperti Pertamina menjadi kunci dalam mendorong keberhasilan Program Kampung Iklim secara berkelanjutan. Kami berharap praktik baik ini dapat direplikasi di wilayah lain,” ujar Arief.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menyampaikan bahwa ProKlim menjadi salah satu fokus pembinaan perusahaan dalam mendorong peran aktif masyarakat menjaga lingkungan.
“Melalui pendampingan yang berkelanjutan, kami mendorong masyarakat untuk tidak hanya peduli lingkungan, tetapi juga mampu mengelola potensi yang ada menjadi kegiatan yang produktif dan berdampak,” ujar Rusminto.
Program ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung _Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Ke depan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam menghadirkan program lingkungan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata di wilayah operasional.

