Dari Keterampilan Jadi Peluang, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dampingi Perempuan Desa Banuayu

136 views

Palembang — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Fuel Terminal (FT) Baturaja terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui Program Gelora Banu Ayu (Gerakan Lokal Rakyat Banu Ayu) yang telah berjalan sejak 2025 di Desa Banuayu, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu.

Sebagai bagian dari program tersebut, Pertamina menggelar pelatihan menjahit dasar bagi delapan ibu rumah tangga pada 20–25 Mei 2026 di Rumah Jahit Bumi Ayu. Pelatihan menghadirkan pelaku usaha jahit rumahan, Eviwidia, sebagai narasumber sekaligus pendamping.

Peserta dibekali keterampilan mulai dari pengenalan pola, pengukuran pakaian, teknik menjahit, hingga penyelesaian produk. Selain pelatihan, Pertamina juga memberikan bantuan mesin jahit, mesin obras, perlengkapan menjahit, bahan praktik, serta pendampingan lanjutan. Hasilnya, dalam satu bulan kelompok telah berhasil memproduksi sekitar 100 set toga wisuda dan mulai mengembangkan usaha untuk menerima pesanan pakaian sekolah, kemeja kerja, hingga jasa sablon.

BACA JUGA:  Karutan Kota Agung Beserta Jajaran Bagikan Hasil Panen Sayuran Kepada Masyarakat

“Dengan latihan dan pendampingan yang berkelanjutan, peserta dapat berkembang dari tahap dasar hingga mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai jual,” ujar Eviwidia.

Amik (41), salah satu peserta, mengaku program tersebut membuka peluang baru bagi dirinya untuk lebih produktif sekaligus menambah penghasilan keluarga.

“Alhamdulillah, konveksi ini membuka peluang baru bagi kami sebagai ibu rumah tangga. Selain mengisi waktu luang, keterampilan yang kami miliki bisa menghasilkan tambahan pendapatan. Kami berharap usaha ini terus berkembang dan semakin banyak karya yang bisa dihasilkan,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Perkuat Sinergi, Karutan Nur Febrianto Laksanakan Kunjungan ke Kejari Pemalang

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan bahwa Gelora Banu Ayu merupakan upaya perusahaan untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan keterampilan produktif.

“Melalui Gelora Banu Ayu, kami ingin membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat, khususnya perempuan, agar memiliki keterampilan yang dapat berkembang menjadi usaha produktif dan memberikan nilai tambah bagi keluarga,” ujar Rusminto.

BACA JUGA:  Sujarwo : Peradi Kota Bandarlampung Siap Menjawab Tantangan Dalam Konteks Penegakan Hukum di Lampung

Program ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan satu (Tanpa Kemiskinan), Tujuan lima (Kesetaraan Gender), dan Tujuan delapan (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *