Perkuat Pembinaan Kemandirian, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Ajak Warga Binaan Lapas Kuala Tungkal Budidaya Ikan Air Tawar

158 views

Jambi — Dari balik dinding Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, sebuah harapan baru tengah disemai. Bukan sekadar keterampilan budidaya ikan, melainkan bekal untuk menata kembali kehidupan setelah masa pembinaan berakhir.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Thaha berkolaborasi dengan Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal dan Dinas Perikanan Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengadakan pelatihan budidaya perikanan air tawar bagi warga binaan pada, Sabtu (13/6).

Pelatihan yang berlangsung dalam lima kali pertemuan ini pada tahap awal diikuti 10 warga binaan, dengan harapan pengetahuan yang diperoleh dapat dibagikan kepada warga binaan lainnya.

Materi yang diberikan mencakup persiapan kolam, pemilihan benih, manajemen pakan, pengendalian kualitas air, hingga pengelolaan usaha perikanan berkelanjutan. Lapas Kuala Tungkal sendiri memiliki 20 kolam tanah yang siap dimanfaatkan sebagai sarana praktik budidaya.

BACA JUGA:  Kasrem 043/Gatam Ajak Jaga Kesehatan Dengan Berolahraga

Untuk mendukung pelaksanaan program, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menyerahkan bantuan berupa benih ikan patin dan nila merah, pakan ikan, serta sarana dan prasarana budidaya. Selain membekali peserta dengan keterampilan teknis, pelatihan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat kemandirian sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.

Salah satu peserta pelatihan, Andiansyah, mengaku kegiatan tersebut memberinya semangat dan harapan baru. “Kami mendapat ilmu yang bermanfaat dan semoga bisa menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat,” ujar Andiansyah.

BACA JUGA:  Sesditjen Pemasyarakatan Beri Arahan dan Bimbingan Kepada Jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung

Kepala Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal, Iwan Darmawan, menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat program pembinaan yang berdampak nyata.

“Program seperti ini menjadi bekal penting bagi warga binaan untuk mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat. Kami berharap keterampilan yang diperoleh dapat terus dikembangkan dan menjadi peluang usaha di masa mendatang,” kata Iwan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan pemberdayaan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel percaya bahwa setiap orang berhak mendapatkan kesempatan untuk tumbuh dan mandiri. Melalui program ini, kami berharap warga binaan memiliki bekal keterampilan yang bermanfaat sehingga dapat menjalani kehidupan yang lebih baik setelah masa pembinaan berakhir,” ujar Rusminto.

BACA JUGA:  Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Pastikan Pasokan Energi Aman Selama Mudik dan Arus Balik Hari Raya Idulfitri

Program ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas, Tujuan 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta Tujuan 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *