CIBINONG – Suasana haru menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026, Kamis (23/7/2026). Momentum tersebut menjadi saksi kebahagiaan sekaligus refleksi bagi 2 (dua) Anak Binaan yang menerima Pengurangan Masa Pidana (PMP) Hari Anak Nasional berdasarkan Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Nomor PAS-1201.PK.05.03 Tahun 2026 tentang Pemberian Pengurangan Masa Pidana Hari Anak Nasional Tahun 2026 kepada Anak Binaan.
Kegiatan diawali dengan prosesi pembasuhan kaki orang tua oleh Anak Binaan. Dengan penuh kerendahan hati, mereka membasuh kaki ibunya sebagai simbol permohonan maaf atas kesalahan yang telah dilakukan di masa lalu, sekaligus ungkapan rasa syukur atas kesempatan memperoleh pengurangan masa pidana. Tangis haru pun tak terbendung ketika orang tua memeluk anak-anak mereka, memberikan doa, maaf, dan harapan agar kelak dapat kembali menjadi pribadi yang lebih baik.
Prosesi tersebut menjadi pengingat bahwa pembinaan di Lapas tidak hanya berorientasi pada aspek hukum, tetapi juga membangun kembali nilai-nilai keluarga, penghormatan kepada orang tua, serta pembentukan karakter sebagai bekal bagi Anak Binaan untuk kembali ke tengah masyarakat.
Usai prosesi pembasuhan kaki, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan Pengurangan Masa Pidana kepada Anak Binaan yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku. Pengurangan masa pidana tersebut merupakan bentuk penghargaan negara kepada Anak Binaan yang menunjukkan perilaku baik, aktif mengikuti program pembinaan, serta telah memenuhi syarat administratif dan substantif sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga Anak Binaan, Lapas Kelas IIA Cibinong juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada keluarga yang hadir. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Kasubsi Registrasi Lapas Kelas IIA Cibinong, Risang Achmad, sebagai wujud perhatian dan dukungan agar hubungan kekeluargaan tetap terjalin erat selama proses pembinaan berlangsung.
Kasubsi Registrasi Lapas Kelas IIA Cibinong, Risang Achmad, menjelaskan bahwa pemberian Pengurangan Masa Pidana bukan sekadar pengurangan waktu menjalani pidana, melainkan bentuk apresiasi negara terhadap Anak Binaan yang telah menunjukkan perubahan sikap, menaati tata tertib, dan mengikuti seluruh program pembinaan dengan baik.
“Momentum Hari Anak Nasional ini menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki hak untuk memperbaiki diri dan memperoleh kesempatan kedua. Pengurangan masa pidana merupakan bentuk penghargaan atas perilaku baik yang telah ditunjukkan selama menjalani pembinaan. Kami berharap Anak Binaan terus mempertahankan semangat untuk berubah, memanfaatkan setiap program pembinaan dengan sebaik-baiknya, dan kelak kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang bertanggung jawab, mandiri, serta membanggakan keluarga,” ujar Risang.
Salah seorang Anak Binaan yang menerima Pengurangan Masa Pidana dengan inisial (WN) mengaku momen membasuh kaki ibunya menjadi pengalaman paling berkesan selama menjalani pembinaan di Lapas Cibinong.
“Saat membasuh kaki Ibu, saya benar-benar menyadari betapa besar kesalahan yang pernah saya lakukan. Hari ini saya merasa diberi kesempatan untuk memulai hidup yang baru. Pengurangan masa pidana ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Saya ingin membuktikan kepada orang tua bahwa saya bisa menjadi anak yang membanggakan dan tidak akan mengulangi kesalahan yang sama,” ungkapnya.
Melalui peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026, Lapas Kelas IIA Cibinong kembali menegaskan komitmennya dalam menyelenggarakan pembinaan yang berorientasi pada pemulihan, pendidikan karakter, serta penguatan ikatan keluarga. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa setiap Anak Binaan memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menata masa depan yang lebih baik melalui pembinaan yang berkelanjutan.
Sejalan dengan semangat Hari Anak Nasional yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, Lapas Kelas IIA Cibinong berharap setiap Anak Binaan dapat menjadikan momentum ini sebagai titik balik kehidupan. Dengan dukungan keluarga, masyarakat, dan pembinaan yang berkesinambungan, mereka diharapkan mampu kembali sebagai generasi yang produktif, bertanggung jawab, serta memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

