Lapas Muara Tebo Panen 15 Kg Buncis Hasil Program Pembinaan Kemandirian Bagi Warga Binaan

26 views

Muara Tebo — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Tebo terus mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan produktif di bidang pertanian. Salah satu kegiatan tersebut dilakukan melalui panen tanaman timun di area perkebunan Lapas Kelas IIB Muara Tebo pada Kamis (20/8).

Kegiatan panen dilaksanakan oleh Kepala Subseksi Kegiatan Kerja (Kasubsi Giatja) beserta staf bimbingan kerja bersama WBP yang terlibat dalam pengelolaan perkebunan. Dari kegiatan tersebut, diperoleh hasil panen sebanyak 15 kilogram buncis dengan kualitas baik dan layak untuk dikonsumsi.

BACA JUGA:  79 Narapidana Risiko Tinggi Sulawesi Selatan Dipindahkan ke Nusakambangan, Kanwil Ditjenpas Sulsel Perkuat Keamanan dan Efektivitas Pembinaan

Hasil panen selanjutnya diserahkan kepada dapur Lapas Kelas IIB Muara Tebo untuk dimanfaatkan sebagai bahan pangan dalam penyediaan menu konsumsi bagi WBP.

Pemanfaatan hasil pertanian tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus memberikan pengalaman dan keterampilan kepada WBP melalui kegiatan pembinaan yang berkelanjutan.

Kepala Lapas Kelas IIB Muara Tebo, Munawir, menyampaikan bahwa kegiatan pertanian tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga menjadi sarana pembentukan keterampilan dan kemandirian WBP.

BACA JUGA:  Menggapai Ridha Ilahi, Lantunan Yasin dan Marawis Satukan Doa Warga Binaan Lapas Cibinong

“Melalui kegiatan pertanian seperti ini, warga binaan tidak hanya mendapatkan keterampilan, tetapi juga belajar bertanggung jawab, bekerja secara disiplin, dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Hasil panen juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan di dalam Lapas,” ujar Munawir.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Muara Tebo berkomitmen untuk terus mengembangkan pembinaan kemandirian yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi WBP maupun lingkungan Lapas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *