Pesantren At-Taubah Lapas Cibinong Jadi Tempat untuk Memperdalam Agama dan Memperbaiki diri Bagi Warga Binaan

155 views

Cibinong – Pembinaan kepribadian menjadi salah satu bagian penting dalam proses pemasyarakatan, tidak hanya memberikan keterampilan, Lapas Cibinong terus memperkuat pembinaan spiritual sebagai upaya membentuk karakter dan meningkatkan kesadaran warga binaan selama menjalani masa pidana, Senin (28/9/2026).

Melalui Pesantren At-Taubah, Lapas Cibinong menghadirkan berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara terarah dan berkelanjutan. Kegiatan tersebut meliputi kajian kitab kuning, tahfidz Al-Qur’an, pembelajaran Al-Barqi, kajian Islam, serta kegiatan seni Islami seperti hadroh dan marawis.

Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan yang diarahkan untuk memberikan ruang bagi warga binaan dalam memperdalam ilmu agama sekaligus membangun kebiasaan positif. Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan, dan kepedulian juga terus ditanamkan melalui setiap kegiatan.

BACA JUGA:  Polres Lampung Selatan Berhasil Raih Penghargaan dari Korlantas Polri dan Jasa Raharja

Plh. Kasi Binadik Lapas Cibinong menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan merupakan salah satu upaya Lapas Cibinong dalam mendukung proses perubahan kepribadian warga binaan.

“Kami terus mendorong agar kegiatan pembinaan keagamaan dapat dilaksanakan secara konsisten dan memberikan manfaat bagi warga binaan. Melalui Pesantren At-Taubah, mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan agama, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan, dan bagaimana menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Selain pembelajaran agama, kegiatan hadroh dan marawis turut menjadi sarana pengembangan kreativitas warga binaan. Kegiatan tersebut mendorong terciptanya kekompakan serta menjadi aktivitas positif yang dapat mengisi waktu selama menjalani masa pembinaan.

BACA JUGA:  Penguatan Sinergi, Direktur Utama Jasa Raharja Audiensi Bersama Pj Gubernur Sulawesi Selatan

Salah seorang warga binaan berinisial (BI) mengungkapkan bahwa kegiatan di Pesantren At-Taubah memberikan pengalaman yang berarti.

“Selama mengikuti kegiatan di Pesantren At-Taubah, saya mendapatkan banyak pelajaran, terutama tentang agama dan bagaimana memperbaiki diri. Kegiatan seperti mengaji, tahfidz, dan hadroh membuat saya lebih disiplin dan bisa mengisi waktu dengan hal-hal yang positif,” ungkapnya.

Pembinaan melalui Pesantren At-Taubah menjadi bagian dari komitmen Lapas Cibinong dalam mendukung pelaksanaan fungsi pemasyarakatan, khususnya dalam membentuk warga binaan agar memiliki kepribadian yang lebih baik serta kesiapan untuk kembali menjalani kehidupan di tengah keluarga dan masyarakat.

BACA JUGA:  Program “Semarak Muharram - Merdeka Beramal” Karyawan XL Axiata Gelar Khitanan Massal dan Santuni Anak Yatim

Melalui pembinaan yang dilakukan secara konsisten, Lapas Cibinong berharap nilai-nilai yang diperoleh warga binaan selama berada di dalam lapas dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga proses pemasyarakatan tidak hanya menjadi masa menjalani pidana, tetapi juga menjadi momentum untuk belajar, berbenah, dan mempersiapkan diri menuju kehidupan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *