Satgas Pangan Polri Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok di Lampung Relatif Aman

400 views

Betiklampung.com (SMSI), Lampung —

Satuan tugas (Satgas) pangan Kepolisian Republik Indonesia Daerah Lampung terus melakukan pemantauan sekaligus pengecekan ketersediaan dan harga bahan pokok penting ke sejumlah pasar tradisional di wilayah Lampung, Selasa 26/3/24.

Pengecekan ketersediaan bahan pokok tersebut dilakukan bersama satgas pangan mabes polri serta dinas pangan terkait.

Selaku ketua tim Kombes Pol Barly Ramadhani yang menjabat analis kebijakan madya bidang pideksus bareskrim mengatakan, bersama dinas terkait dari pemerintah setempat polri melakukan monitor di sejumlah pasar tradisional yang ada di Lampung, memastikan pasokan bahan pokok masih cukup aman.

BACA JUGA:  Usai Idul Fitri 1444 H, Lapas Kotaagung Kembali Gelar Kegiatan Rutin Pembinaan Kemandirian Sulam Tapis dan Pertanian

Barly menjelaskan, hari ini kami melakukan penggecekan ke pasar panjang, pasar margorejo Metro, ud bawang lanang dan bulog Metro.

“Dalam pengecekan tersebut, tim satgas pangan berkoordinasi dengan para pedagang dan pengelola pasar untuk memastikan bahwa pasokan bahan pokok tetap stabil dan harga dapat dijaga agar tidak mengalami lonjakan yang tidak wajar” ujarnya

bersama tim di lapangan fokus mengecek bahan pokok di pasar tersebut dimana merupakan salah satu pasar skala besar di wilayah Lampung.

BACA JUGA:  Jasa Raharja Sosialisasi Keselamatan Berkendara di Universitas Muhammadiyah Kotabumi

“Dari hasil monitor anggota bersama tim, ketersediaan bahan pokok maupun pangan masih mencukupi dan berada dalam batas aman. Stok seperti beras, telor, minyak dan daging masih cukup banyak. Masyarakat tidak perlu takut,” Ucap Barly

Selain pengecekan ketersediaan bahan pokok, satgas pangan polri juga melakukan koordinasi dengan Bank Indonesia, terkait untuk ploting tempat yang akan dilakukan dalam melakukan transaksi penukaran uang menjelang idul fitri 1445 H tahun 2024.

BACA JUGA:  Dalam 1x24 Jam, Polda Lampung Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan di Lampung Tengah

“Supaya nantinya dapat dilakukan pengaman oleh pihak Kepolisian, sehingga tidak ada terjadinya tindak kejahatan di masyarakat” Ujarnya