LPPM Gelar Workshop Peran Inkubator Bisnis dan Teknologi untuk Kolaborasi Inovasi

332 views

Betiklampung.com (SMSI), Bandar Lampung –

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lampung (Unila) menggelar workshop inkubator bisnis di Hotel Emersia, Bandar Lampung, pada Jumat, 1 Maret 2024.

Kegiatan bertema “Peran Inkubator Bisnis dan Teknologi sebagai Sarana Kolaborasi Teknologi dan Inovasi dalam Pembangunan Daerah” ini dibuka Ketua LPPM Unila Dr. Habibullah Jimad, S.E., M.Si.

Workshop ini bertujuan untuk mendiskusikan peran inkubator bisnis dan teknologi dalam meningkatkan kolaborasi teknologi dan inovasi sebagai upaya pembangunan daerah.

BACA JUGA:  Unila dan Dewas BLU Gelar Rakor Virtual

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih aktif terlibat dalam pembangunan inklusif dan terbentuknya masyarakat berbasis pengetahuan.

Dr. Habibullah Jimad dalam sambutannya menegaskan pentingnya kerja sama antara berbagai pihak dalam mengembangkan teknologi dan inovasi untuk memajukan daerah.

“Workshop ini hadir sebagai wadah bagi peserta untuk mendapatkan ilmu bermanfaat yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga bukan hanya penelitian namun bisnis dapat bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat dan pemberian materi tentang peran inkubator bisnis dan teknologi dalam kolaborasi teknologi dan inovasi bagi pembangunan daerah oleh Prof. Dr. Ir. Musa Hubeis M.S., Dipl. Ing., D.E.A.

BACA JUGA:  Grand Final AXIS Nation Cup 2024, SMAN 4 Metro Lampung dan SMK Ma’arif Purbolinggo Lampung Timur Siap Bertanding di Indonesia Arena GBK Jakarta

Ia menekankan pentingnya kebijakan pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diarahkan untuk memperkuat Sistem Inovasi Nasional (SINas) serta pembentukan Sistem Inovasi Daerah (SIDA) berbasis potensi unggulan daerah.

“Hal ini diharapkan dapat memberikan peluang bagi masyarakat lokal untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan yang inklusif dan sesuai dengan pembentukan masyarakat berbasis pengetahuan,” ujarnya. [Magang_Putri Anggun Dwi Natashia]