Betiklampung.com, Pangkalpinang —
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Pangkalpinang resmi membuka program pelatihan kewirausahaan menjahit bagi warga binaan yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Srikandi Kreatif Indonesia (DPD Persikindo) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang bertempat di Aula Lapas pada, Senin (14/10).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Timah Tbk, serta bekerja sama dengan Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Babel dan Dinas Koperasi UKM Babel diikuti oleh 15 warga binaan Lapas Perempuan Pangkalpinang yang akan mendapatkan pelatihan intensif selama satu bulan.
Program ini bertujuan untuk membekali para warga binaan dengan keterampilan menjahit, sehingga mereka memiliki kemampuan dan bekal untuk memulai usaha mandiri setelah setelah Kembali ke masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi para peserta pelatihan tetapi juga bagi keluarga mereka dan komunitas yang lebih luas.

Ketua DPD Persikindo Babel, Hj. Isnawati Hadi juga mengungkapan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada Persikindo untuk melaksanakan pelatihan di Lapas Perempuan Pangkalpinang, yang bertujuan selaras dengan misi Persikindo, yaitu meningkatkan harkat dan martabat perempuan agar maju sebagai wanita Indonesia yang memiliki wawasan ekonomi berdasarkan Pancasila.
“Terima kasih karena sudah memberi kesempatan kepada Persikindo untuk melaksanakan kegiatan pelatihan di Lapas Perempuan pangkalpinang yang bertujuan sesuai dengan misi Persikindo yaitu mengangkat harkat dan martabat perempuan untuk maju sebagai wanita indonesia yang berwawasan ekonomi Pancasila,” ujarnya.
Kepala Lapas (Kalapas) Perempuan Pangkalpinang, Meita Eriza mengucapkan terima kasih kepada BKOW Babel, DPD Persikindo, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (UKM) dan CSR PT. Timah atas dukungan dan kerjasama dalam pelaksanaan pelatihan menjahit. Diharapkan warga binaan dapat mengikuti pelatihan dengan baik dan menjadi penjahit profesional, sehingga bisa membantu perekonomian keluarga dan menjadi individu yang terampil serta siap berkontribusi di masyarakat.
“Saya berterima kasih kepada BKOW Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, DPD Persikindo, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (UKM) dan CSR PT. Timah atas dukungan dan kerjasama dalam pelaksanaan pelatihan menjahit. Diharapkan warga binaan dapat mengikuti pelatihan dengan baik dan menjadi penjahit profesional, sehingga bisa membantu perekonomian keluarga dan menjadi individu yang terampil serta siap berkontribusi di Masyarakat” Ucap Kalapas Meita.

Acara pembukaan dibuka secara resmi oleh Ketua BKOW Babel, Dya Sugito yang dalam sambutannya menyampaikan motivasi kepada warga binaan dan berharap kegiatan ini membawa berkah bagi semua pihak. Selain itu, disampaikan juga ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama dalam kegiatan ini.
“Pelatihan ini adalah bentuk komitmen kita bersama untuk mendukung warga binaan agar mereka memiliki keterampilan yang bisa dimanfaatkan untuk membangun masa depan yang lebih baik. Semoga para peserta dapat mengikuti program ini dengan baik dan memanfaatkan ilmu yang didapat,” ujarnya Day.
Para peserta difasilitasi peralatan menjahit dan mendapatkan pelatihan intensif yang mencakup teknik dasar menjahit, pembuatan pola, hingga menghasilkan produk jadi yang layak jual, diharapkan warga binaan tidak hanya memperoleh keterampilan teknis tetapi juga mentalitas kewirausahaan yang dapat membantu mereka bangkit dan berkontribusi positif kepada masyarakat setelah kembali ke kehidupan masyarakat.

