Meriahkan HBP Ke-61, Warga Binaan Lapas Narkotika Bandar Lampung Unjuk Bakat dan Sportivitas di PORSENAP 2025

324 views

Betiklampung.com, Lampung —

Dalam memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-61 tahun 2025, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung menggelar Pekan Olahraga dan Seni Narapidana (PORSENAP) sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian warga binaan. Rabu (16/04)

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Jalu Yuswa Panjang, didampingi oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Ade Kusmanto.

Dalam sambutannya, Kakanwil Jalu Yuswa Panjang menekankan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari pembinaan integratif di lingkungan pemasyarakatan.

BACA JUGA:  Beri Kemudahan Warga Mendapat Pelayanan Suntik Vaksin, Koramil 410-03/TBU Gelar Vaksinasi di Wilayah

“Melalui olahraga dan seni, warga binaan belajar menjunjung nilai-nilai kebersamaan, kedisiplinan, serta semangat memperbaiki diri. Ini sejalan dengan semangat Hari Bakti Pemasyarakatan ke-61 yang mengusung transformasi dan inovasi pembinaan,” ujarnya.

PORSENAP akan berlangsung selama dua hari dan diisi dengan berbagai pertandingan olahraga seperti futsal, voli, tenis meja, dan catur, serta perlombaan seni lainnya.

Kalapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Ade Kusmanto, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan yang bertujuan membangun karakter warga binaan.

BACA JUGA:  Indosat Ooredoo Hutchison Hadir Beri Bantuan Kemanusiaan bagi Warga Terdampak Bencana di Langkat, Sumatra Utara

“Kami berupaya menciptakan lingkungan yang positif, kreatif, dan produktif, di mana warga binaan dapat mengembangkan potensi diri mereka selama menjalani masa pidana,” jelasnya.

Melalui PORSENAP, Lapas Narkotika Bandar Lampung turut mendukung semangat Hari Bakti Pemasyarakatan ke-61 dengan menghadirkan suasana yang inspiratif dan membangun, sebagai bagian dari pemasyarakatan yang semakin PASTI dan BerAKHLAK.

Diketahui, pembukaan ditandai dengan pelepasan burung dara sebagai simbol kedamaian, harapan, dan semangat kebebasan jiwa. Suasana pembukaan semakin meriah dengan digelarnya pertandingan futsal antar warga binaan yang memperlihatkan semangat sportivitas, kebersamaan dan antusiasme yang tinggi.