Pelindo Regional 2 Panjang Klarifikasi Tidak Ada Penutupan Drainase dan Tegaskan Support Penanganan Banjir

742 views

Betiklampung.com, Bandarlampung —

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) tidak pernah menutup saluran air di Kelurahan Panjang Utara, Bandar Lampung, yang disebut sebagai penyebab banjir bandang di wilayah tersebut. Tembok pengaman pelabuhan yang dianggap menutup drainase itu telah dibangun sejak 2010 dan tidak pernah menjadi penyebab banjir.

Banjir yang terjadi pekan lalu lebih disebabkan oleh curah hujan tinggi yang membawa volume air besar yang membawa lumpur dan pasir dari kawasan perbukitan di Kecamatan Panjang.

BACA JUGA:  Hari Pelanggan Nasional, Smartfren Berikan Hadiah untuk Pelanggan Setia di Sumatera Selatan

Hal ini disampaikan General Manager Regional 2 Panjang, Imam Rahmiyadi, meluruskan kabar bahwa pembangunan tembok pengaman pelabuhan menutup jalan air yang ada di kawasan yang berbatasan dengan pemukiman warga.

Imam menjelaskan, saluran air yang mengalir dari permukiman warga menuju laut tidak melewati kawasan pelabuhan. “Jalur drainase dari pemukiman warga menuju ke laut berada di luar area pelabuhan dan tidak bersinggungan dengan tembok pengaman,” ujarnya.

Pelindo sendiri membangun saluran air di sisi dalam tembok pengaman sebagai jalan air ke laut. “Tembok pengaman pelabuhan yang dianggap menutup drainase itu telah dibangun sejak 2010, dan tidak ada drainase yang ditutup. Pembangunan tembok itu merupakan bagian dari standar operasional pelabuhan untuk menjaga keamanan kawasan,” jelasnya.

BACA JUGA:  Apresiasi Pelanggan Setia di Sumatera, IM3 Umumkan Pemenang Undian Program BeRLimpah

Imam menambahkan, pihaknya juga rutin membersihkan drainase. “Pelindo siap berkolaborasi untuk pembenahan drainase di sekitar area Pelabuhan. Ini bentuk komitmen kami untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung, guna mendukung upata mitigasi bencara secara kolaboratif” katanya.