Betiklampung.com, Bandarlampung —
Rutan Kelas I Bandar Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan warga binaan melalui kegiatan budidaya tanaman sawi. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang dikelola oleh Subsie Bimbingan Kegiatan (Bimgiat), dan menjadi bukti nyata dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Panen yang berlangsung di lahan pertanian milik rutan ini melibatkan sejumlah warga binaan yang selama ini aktif dalam kegiatan pertanian. Selain sebagai bentuk pembinaan keterampilan, kegiatan ini juga memberikan dampak positif dalam memupuk rasa tanggung jawab, disiplin dan kemandirian para warga binaan.
Kepala Rutan Kelas I Bandar Lampung, Azhar, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi warga binaan dan tim Bimgiat yang telah menjadikan program pertanian ini berhasil dan berkelanjutan.
“Kegiatan panen ini bukan hanya soal hasil panen secara fisik, tetapi lebih jauh dari itu, ini adalah proses pembinaan mental dan kemandirian bagi warga binaan. Kami ingin mereka kembali ke masyarakat kelak dengan bekal keterampilan dan jiwa produktif,” ujar Azhar.
Lebih lanjut, Azhar menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, yang menekankan pentingnya pembinaan berbasis kerja produktif sebagai bagian dari sistem pemasyarakatan modern.
Sementara itu, Kepala Subsie Bimgiat, Leon Nugroho, mengungkapkan bahwa panen sawi ini merupakan hasil kerja keras selama beberapa bulan terakhir, dan akan terus dikembangkan dengan jenis tanaman hortikultura lainnya.
“Kami tidak hanya menanam, tapi juga mengedukasi warga binaan tentang cara bertani yang baik, ramah lingkungan, dan berorientasi hasil. Semoga ke depan, hasil dari kegiatan ini bisa bermanfaat lebih luas dan menjadi inspirasi pembinaan di tempat lain,” tutur Leon.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Rutan Kelas I Bandar Lampung tidak hanya menunjukkan keberhasilan dalam aspek pembinaan warga binaan, tetapi juga mengambil peran aktif dalam mendukung agenda nasional di bidang ketahanan pangan dan pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.

