Maxim Jadi Pelopor Transportasi Online yang Memberdayakan Pengemudi Disabilitas di Lampung Melalui Program ‘Drive For Inclusion’

451 views

Betiklampung.com, Lampung –

Platform digital penyedia jasa transportasi online Maxim menjadi layanan e-hailing pertama yang resmi memperkenalkan program inovatif untuk pengemudi berkebutuhan khusus bertajuk ‘Drive For Inclusion’ di Lampung. Program ini dirancang khusus untuk menarik dan mendukung individu penyandang disabilitas agar dapat bergabung sebagai mitra pengemudi. Melalui inisiatif ini, Maxim ingin menciptakan peluang kerja yang inklusif dan memberdayakan pengemudi.

Tujuan utama dari ‘Drive For Inclusion’ adalah memberikan akses bagi penyandang disabilitas terhadap sumber penghasilan yang layak. Maxim membuka peluang bagi siapa pun yang memerlukan penghasilan tamnbahan dengan menjadi mitra pengemudi, sehingga mereka bisa menjalankan kegiatan produktif yang memberikan manfaat bagi diri sendiri dan masyarakat sekitar.

BACA JUGA:  Kunjungi Kodim 0424/Tanggamus, Pangdam II/Swj Berikan Apresiasi Kinerja dan Dedikasi Babinsa Sebagai Ujung Tombak TNI AD

Sebagai bentuk dukungan, Maxim menetapkan kebijakan khusus berupa potongan komisi hanya sebesar 1% untuk mitra pengemudi disabilitas. Selain itu, perusahaan juga menyediakan layanan dukungan harian untuk membantu proses registrasi, navigasi, hingga menyelesaikan kendala teknis. Di samping itu, terbentuk pula komunitas peer-support yang memungkinkan para mitra berbagi pengalaman dan saling menguatkan.

Anggi Oktadinata, Head of Subdivision Maxim Bandar Lampung, mengutarakan bahwa program ini bertujuan membuka lebih banyak peluang bagi penyandang disabilitas agar bisa mandiri dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

“Dikenal sebagai aplikasi penyedia jasa transportasi online on-demand, Maxim kini juga hadir sebagai wadah bagi masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, untuk bisa bergabung menjadi keluarga besar mitra pengemudi. Kami percaya bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk memberikan pelayanan yang aman dan berkualitas,” ujar Anggi.

BACA JUGA:  Pelatihan Pembuatan Roti Akademi Passai Resmi Ditutup, Kalapas Kelas I Bandar Lampung Berikan Sertifikat Kompetensi Kepada Peserta

Salah satu pengemudi disabilitas tuna wicara, Riswan juga turut menyampaikan rasa syukurnya karena tetap bisa bekerja secara profesional meskipun memiliki keterbatasan fisik di kakinya.

“Kesempatan ini tentunya sangat berarti bagi kami. Kami tetap semangat menjalankan profesi ini, melayani kebutuhan perjalanan masyarakat, serta mendapatkan pelatihan dan edukasi. Dengan keterampilan mengemudi dan kelengkapan surat berkendara yang saya miliki, saya berkomitmen untuk bisa melayani dengan aman dan tertib,” jelas Riswan.

Untuk proses pendaftaran, calon mitra pengemudi disabilitas mengikuti prosedur yang sama seperti mitra lainnya, namun diwajibkan melakukan konfirmasi status disabilitas di kantor Maxim atau melalui foto verifikasi di aplikasi. Mitra aktif yang ingin ikut serta dalam program ini dapat langsung datang ke kantor Maxim terdekat guna mengonfirmasi keikutsertaan dan mendapatkan pelatihan dari tim profesional demi memastikan pelayanan yang aman dan berkelanjutan.