Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Bersama Lapas Perempuan Palembang Berdayakan Warga Binaan Melalui Program Srikandi

284 views

Betiklampung.com, Palembang —

Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Integrated Terminal (IT) Palembang menegaskan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Komitmen tersebut diwujudkan dengan hadirnya Program Srikandi Mandiri di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIA Kota Palembang pada Sabtu (25/10), dengan mengajak 40 warga binaan perempuan untuk terlibat.

Program Srikandi Mandiri merupakan inisiatif pemberdayaan ekonomi bagi warga binaan perempuan yang difokuskan pada pelatihan keterampilan produktif. Peserta program dilatih untuk membuat produk olahan tempe, membudidayakan tanaman hidroponik, serta memproduksi roti dan kue untuk mendukung ketahanan pangan di Kota Palembang. Selain itu, warga binaan juga memperoleh pelatihan menenun kain songket, warisan budaya khas Sumatera Selatan yang memiliki nilai seni dan ekonomi tinggi.

BACA JUGA:  Forum Komunikasi Lalu Lintas Tulang Bawang Kembali Digelar Sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Lalu Lintas

Kepala LPP Kelas IIA Palembang, Desy Andriyani, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel yang telah membuka peluang baru bagi warga binaan untuk berkarya dan berpartisipasi dalam acara “Grand Launching Website E-Commerce Si Cantik” di LPP Kelas IIA Kota Palembang.

“Program ini menunjukkan bahwa warga binaan LPP IIA Kota Palembang dapat berkarya dan menghasilkan produk bernilai jual tinggi. Program Srikandi Mandiri memberikan harapan baru bagi mereka untuk membangun masa depan yang lebih baik,” ujar Desy.

Melalui pendampingan dan kolaborasi, warga binaan lapas kini mampu menghasilkan pendapatan antara Rp3 juta hingga Rp4 juta per bulan. Dengan adanya platform e-commerce Si Cantik, produk hasil karya warga binaan kini memiliki akses pasar yang lebih luas sehingga dapat meningkatkan volume penjualan dan kesejahteraan ekonomi mereka.

BACA JUGA:  Karantina Lampung Kembali Gagalkan Penyelundupan 458 ekor Satwa Jenis Burung

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menjelaskan bahwa semangat Program TJSL perusahaan tidak hanya mendukung kelompok rentan dapat berdaya, namun juga turut mendukung UMKM penggerak ekonomi lokal untuk meningkatkan kapasitasnya agar bisa “naik kelas”.

“Pertamina turut memfasilitasi promosi produk melalui kegiatan Small Medium Enterprise Expo (SMEXPO) Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel. Kami akan terus memberikan pelatihan peningkatan kapasitas, pengembangan produk, serta memperluas akses promosi agar program pembinaan ini dapat tumbuh dan berkelanjutan,” ungkap Rusminto.

Salah satu warga binaan yang ikuti pelatihan menenun songket turut mengungkapkan rasa bangganya dapat ikut melestarikan budaya lokal. “Menenun songket membuat saya lebih menghargai warisan budaya Palembang. Semoga produk kami bisa dikenal luas dan mendapatkan dukungan dari masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Lapas Muara Enim Hadiri Peringatan Isra Mi'raj 1446 H 2025 di Masjid Agung Muara Enim

Melalui Program Srikandi Mandiri, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel berkontribusi dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 5 tentang Kesetaraan Gender melalui pemberdayaan dan peningkatan kapasitas perempuan. Kolaborasi antara Pertamina, pemerintah, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan bagi warga binaan dan masyarakat Sumatera Selatan.