Gunung Sugih –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas lIB
Gunung Sugih melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan pertanian depan Lapas Kelas I1B Gunung Sugih, Selasa (30/06).
Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta implementasi 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan
Panen jagung dilakukan bersama jajaran petugas Lapas Gunung Sugih dengan melibatkan warga binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian di bidang pertanian.
Lahan pertanian yang dikelola secara produktif tersebut menjadi sarana pembinaan bagi
warga binaan untuk memperoleh keterampilan bercocok tanam sekaligus menghasilkan komoditas yang bermanfaat dalam dukung program ketahanan pangan.
Kepala Lapas Kelas IlB Gunung Sugih, Sastra Irawan menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan pertanian merupakan salah satu bentuk komitmen Lapas Gunung Sugih dalam menghadirkan program pembinaan yang produktif dan berdampak
nyata.
Melalui kegiatan panen jagung ini, Lapas Gunung Sugih menunjukkan komitmennya dalam mendukung Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden serta 15 Program Akselerasi Menteri lmigrasi
dan Pemasyarakatan.
“Selain menghasilkan produk pertanian, program ini juga menjadi sarana pembinaan agar warga binaan memiliki keterampilan yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat,” ujar Sastra,
la menambahkan bahwa kegiatan pertanian akan terus dikembangkan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan, sehingga mampu menciptakan sumber daya manusia yang
produktif, mandiri, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan nasional.

