Betiklampung.com, Bandarlampung —
Sebanyak 26 peserta Akademi Passai resmi menerima sertifikat pelatihan Sulam Tapis Modern dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Adian Tapis dalam acara penutupan yang berlangsung di Aula Kegiatan Kerja Lapas Kelas I Bandar Lampung.
Kegiatan ini ditutup langsung oleh Kepala Lapas, Ike Rahmawati, bersama Haniah, Ketua LPK Adian Tapis, yang hadir untuk menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada perwakilan warga binaan.
Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam melestarikan budaya Lampung sekaligus memberdayakan warga binaan melalui keterampilan bernilai ekonomi tinggi. Tapis, sebagai warisan budaya takbenda, dikemas dalam bentuk modern agar relevan dengan pasar kontemporer tanpa kehilangan jati dirinya.
“Kami berharap ilmu yang didapat tidak berhenti di sini. Saat bebas nanti, mereka bisa langsung menjadi pengusaha tapis, menciptakan lapangan kerja, dan turut menjaga kekayaan budaya Lampung,” ujar Kalapas Ike Rahmawati.
Kegiatan ini sejalan dengan Kegiatan UMKM Warga Binaan sebagai bentuk pemberdayaan dan pembinaan kemandirian, sekaligus memperkuat identitas lokal dalam ekosistem pemasyarakatan yang produktif dan berkelanjutan.

