Kepala Lapas Muara Tebo Pimpin Rapat Dinas Pengamanan Untuk Mantapkan Komitmen Zero Halinar

284 views

Betiklampung.com, Muara Tebo —

Dalam memperkuat integritas dan menjaga komitmen untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Tebo menggelar Rapat Dinas Jajaran Pengamanan dan Penandatanganan Komitmen Bersama Zero Handphone, Pungutan Liar dan Narkoba (Halinar) bertempat di Aula Lapas Muara Tebo pada, Rabu (12/11/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kalapas Muara Tebo, Mukhlisin Fardi, didampingi oleh Ka. KPLP, H. Ahmad Yani, dan Kasi Adm. Kamtib, Juliyan Syaputra, serta diikuti oleh seluruh jajaran pengamanan. Rapat diawali dengan pengarahan Kalapas yang menekankan pentingnya tanggung jawab moral dan profesional dalam menjalankan tugas sebagai petugas pemasyarakatan.

BACA JUGA:  Semarak Idul Adha 1444H, Lapas Kalianda Bagikan 200 Paket Hewan Ourban Kepada Masyarakat

“Komitmen Zero Halinar bukan sekadar slogan, tetapi bentuk integritas yang harus tertanam dalam diri setiap petugas. Kita semua memiliki peran penting dalam menjaga marwah institusi pemasyarakatan agar tetap bersih, aman, dan berwibawa,” kata Kalapas Mukhlisin Fardi.

Selanjutnya, Ka. KPLP H. Ahmad Yani menyampaikan arahan terkait langkah-langkah penguatan pengawasan dan disiplin di lapangan. “Kita harus memperkuat sistem pengamanan dan terus melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtib. Sinergi antar petugas menjadi kunci utama dalam mewujudkan Lapas Muara Tebo yang bebas dari Halinar,” ujarnya.

BACA JUGA:  Perpanjang Sertifikat Laik Higiene, Dapur Sehat Lapas Muara Enim Kedatangan Tim Survei Dari Dinkes Muara Enim

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Komitmen bersama Zero Halinar oleh seluruh jajaran pengamanan sebagai wujud kesungguhan menegakkan integritas dan profesionalitas kerja. Melalui kegiatan ini, Lapas Muara Tebo menegaskan kesiapannya untuk terus berbenah dan berkomitmen dalam mendukung program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman dan bebas dari praktik-praktik pelanggaran.