Jelang Idul Fitri, Lapas Kelas I Bandar Lampung Jalin Sinergi dengan TNI dan Polri Guna Perkuat Pengamanan

229 views

Bandar Lampung — Menjelang perayaan Idulfitri, pengamanan di Lapas Kelas I Bandar Lampung diperketat guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama bulan suci Ramadan. Penguatan pengamanan dilakukan dengan melibatkan personel internal lapas serta dukungan dari aparat TNI dan Polri.

Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, menjelaskan berbagai kegiatan pembinaan dan pelayanan bagi warga binaan tetap dilaksanakan selama Ramadan, salah satunya kegiatan kunjungan keluarga yang dirangkai dengan buka puasa bersama.

Selain kegiatan pembinaan, pihak lapas juga memfokuskan perhatian pada pengamanan menjelang Idulfitri. Menurut Ike, pengamanan diperkuat dengan mengerahkan personel lapas dan bekerja sama dengan aparat TNI serta Polri guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.

BACA JUGA:  Wujudkan Pemasyarakatan Yang Bebas dan Bersih dari Peredaran Narkoba, Pungli serta Peredaran Handphone

“Untuk pengamanan menjelang Idulfitri dan selama bulan Ramadan ini, kami mengerahkan personel dari internal lapas dan juga bekerja sama dengan TNI serta Polri,” katanya, Kamis 5 Maret 2026.

Di sisi lain, terkait pemberian remisi khusus Idulfitri, Lapas Kelas I Bandar Lampung telah mengusulkan sebanyak 752 warga binaan untuk mendapatkan pengurangan masa pidana. “Untuk pengusulan remisi, kami telah mengusulkan sebanyak 752 orang warga binaan untuk mendapatkan remisi,” ungkap Kalapas Ike.

BACA JUGA:  Berhasil Gagalkan Aksi Curamnor, Kapolresta Bandar Lampung Beri Penghargaan Kepada Satpam Perumahan

Ia menjelaskan, tidak semua warga binaan dapat diusulkan karena sebagian masih menjalani pidana subsider, pidana seumur hidup, maupun pidana mati. Selain itu, terdapat kemungkinan adanya usulan remisi tambahan bagi warga binaan lain apabila persyaratan administrasi telah terpenuhi.

“Kemungkinan akan ada penambahan usulan remisi lagi jika berkas mereka sudah lengkap. Ada juga warga binaan yang merupakan pindahan dari lapas lain sehingga usulan remisinya dilakukan dari lapas asal,” tambahnya.

BACA JUGA:  Empat Delegasi Unila Ikuti KKN Kebangsaan XII di Ambon

Sementara itu, terkait kemungkinan adanya warga binaan yang langsung bebas pada momen Idulfitri, pihak lapas masih menunggu hasil final dari proses administrasi yang sedang berjalan.