Cibinong — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong menerima kunjungan studi tiru dari Jajaran Pegawai Lapas Kelas I Malang terkait penyelenggaraan makanan bagi warga binaan yang telah dilakukan oleh Dapur Sahabat Lapas Cibinong yang merupakan salah satu percontohan Dapur bagi UPT Pemasyarakatan diseluruh Indonesia, Kamis (30/4/2026).
Rombongan Lapas Kelas I Malang yang dipimpin oleh Kepala Seksi Perawatan Narapidana, Moch. Agung Bachtiar, beserta jajaran, disambut langsung oleh pejabat struktural dan petugas Lapas Cibinong untuk mengikuti rangkaian kegiatan studi tiru.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan diajak meninjau secara langsung sistem pengelolaan Dapur Sahabat Lapas Cibinong yang telah menerapkan standar dapur sehat serta mengantongi sertifikat laik higiene dan halal, mulai dari proses penerimaan bahan makanan, pengolahan makanan, penerapan sanitasi dan kebersihan dapur, pengawasan mutu makanan, hingga mekanisme distribusi makanan kepada warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menyampaikan bahwa studi tiru ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antar Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan sekaligus berbagi inovasi pelayanan dan pembinaan.
“Kami menyambut baik kunjungan studi tiru dari Lapas Malang sebagai bentuk sinergi positif antar-UPT Pemasyarakatan. Kami berharap praktik baik yang kami terapkan, baik dalam pengelolaan Dapur Sahabat maupun program pembinaan kemandirian, dapat menjadi referensi dan inspirasi bagi satuan kerja lain dalam meningkatkan kualitas layanan dan pembinaan bagi warga binaan,” ujar Wisnu.
Tak hanya meninjau dapur sehat, rombongan juga berkesempatan melihat secara langsung pelaksanaan program Pembinaan Kemandirian melalui Balai Latihan Kerja (BLK) yang menjadi salah satu unggulan pembinaan di Lapas Cibinong. Dalam area pembinaan tersebut, jajaran Lapas Malang menyaksikan proses pelatihan keterampilan warga binaan dalam memproduksi berbagai hasil olahan bakery, seperti roti, donat, serta produk makanan lainnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan, rombongan turut mengunjungi Cibiku Cafe, di mana mereka berkesempatan mencicipi kopi hasil olahan dan racikan warga binaan Lapas Cibinong yang telah dibina melalui program pelatihan keterampilan barista dan pengolahan kopi.
Sementara itu, Kepala Seksi Perawatan Narapidana Lapas Kelas I Malang, Moch. Agung Bachtiar, mengapresiasi inovasi dan keterbukaan Lapas Cibinong dalam berbagi pengalaman serta praktik baik yang telah diterapkan.
“Kami melihat banyak hal positif yang dapat menjadi referensi bagi pengembangan layanan dan pembinaan di Lapas Malang. Tidak hanya dari sisi pengelolaan dapur sehat, tetapi juga program pembinaan kemandirian yang dijalankan secara produktif dan berkelanjutan. Ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi kami,” ungkap Agung.
Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan terjalin penguatan sinergi antar-UPT Pemasyarakatan serta semakin mendorong terciptanya inovasi layanan dan pembinaan yang berdampak nyata dalam pemenuhan hak serta pemberdayaan warga binaan secara berkelanjutan.

