Kanwil Ditjenpas Sulteng Gelar Sidak Blok Hunian dan Tes Urine Warga Binaan Lapas Ampana

144 views

Ampana — Komitmen mewujudkan Lapas yang bersih dari HALINAR (Handphone, Pungli, dan Narkoba) kembali ditegaskan melalui pelaksanaan inspeksi mendadak (sidak) dan tes urine Tim Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Sulawesi Tengah bersama jajaran petugas Lapas Kelas IIB Ampana pada Jumat malam (29/05).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 19.30 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Sulteng, Feri Hermawan, bersama Kepala Lapas Ampana, Febriansyah. Tim gabungan melakukan penyisiran secara menyeluruh di seluruh blok dan kamar hunian Warga Binaan guna memastikan kondisi keamanan dan ketertiban tetap terjaga dengan baik.

Sebelum pelaksanaan penggeledahan dan tes urine dimulai, Feri Hermawan terlebih dahulu memberikan arahan kepada seluruh jajaran pegawai Lapas Ampana. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya integritas, kewaspadaan, serta komitmen bersama dalam menjaga lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba maupun barang terlarang lainnya.

BACA JUGA:  Terkait Klarifikasi Berita Hoax, Lapas Narkotika Bandar Lampung Terima Audiensi dari Lembaga Aliansi Indonesia dan Asosiasi Solidaritas Pers Indonesia

Meski diguyur hujan, semangat dan kesiapsiagaan petugas tidak surut sedikit pun. Dengan penuh ketelitian, petugas memeriksa setiap sudut kamar hunian mulai dari tempat tidur, lemari pakaian, ventilasi hingga area sanitasi guna memastikan tidak adanya barang terlarang maupun fasilitas ilegal di dalam blok hunian.

Kalapas Ampana, Febriansyah, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan Lapas dan Rutan yang benar-benar bersih dari HALINAR.

“Sidak malam ini dilakukan secara mendadak untuk melihat kondisi riil di lapangan. Kami di Lapas Ampana mendukung penuh langkah ini demi memastikan lingkungan Lapas tetap aman, tertib, dan zero HALINAR,” tegasnya.

BACA JUGA:  Cegah DBD Sejak Dini, Lapas Kelas IIA Banyuasin Laksanakan Pemantauan Jentik Nyamuk

Tidak hanya fokus pada penggeledahan blok hunian, tim medis gabungan juga melaksanakan tes urine secara acak kepada Warga Binaan kasus narkoba sebagai bentuk pengawasan dan transparansi. Dari total 25 Warga Binaan yang diperiksa, terdiri dari 20 pria dan 5 wanita, seluruh hasil pemeriksaan dinyatakan negatif narkoba.

Selain itu, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang seperti sendok besi, korek gas, tali, serta instalasi kabel liar yang selanjutnya langsung didata untuk dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku.

Ketua Tim Kanwil Ditjenpas Sulteng, Feri Hermawan, memberikan apresiasi atas sinergi dan kesiapan jajaran Lapas Ampana dalam mendukung pelaksanaan sidak dan tes urine tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat pengawasan serta menjaga stabilitas keamanan di lingkungan Pemasyarakatan.

“Tidak ada toleransi terhadap HALINAR. Kami mengapresiasi keterbukaan dan komitmen jajaran Lapas Ampana dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba dan menjaga lingkungan Pemasyarakatan tetap aman serta kondusif,” ujarnya.

BACA JUGA:  Madrasah Ibtidaiyah Wilayah Kecamatan Sukabumi Giliran Diserbu Koramil 410-01/Panjang

Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah menegaskan bahwa sidak dan tes urine akan terus dilaksanakan secara berkala dan acak di seluruh UPT Pemasyarakatan sebagai bentuk komitmen nyata menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusifitas Lapas maupun Rutan di wilayah Sulawesi Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *